Home / Advertorial

Senin, 31 Oktober 2022 - 03:00 WIB

Cari Solusi Penanganan Jalan Longsor di Kilometer 171, DPRD Kalsel Gali Keterangan Pihak Terkait

Penanganan Jalan Longsor di Kilometer 171, DPRD Kalsel Gali Keterangan Pihak Terkait. (Foto : istimewa)

Penanganan Jalan Longsor di Kilometer 171, DPRD Kalsel Gali Keterangan Pihak Terkait. (Foto : istimewa)

Penanganan Jalan Longsor di Kilometer 171, DPRD Kalsel Gali Keterangan Pihak Terkait. (Foto : istimewa)

BANJARMASIN, wasaka.id – Cari solusi penanganan jalan longsor di kilometer 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, DPRD Kalsel gali keterangan pihak terkait dengan mengundang Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) , Inspektur Tambang Kalsel, PT. Arutmin Indonesia, PT. MJAB serta perwakilan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Selasa (25/10/2022).

Pertemuan itu dipimpin langsung Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK. Jalannya diskusi terkait penangana longsor sempat alot, dikarenakan ke-2 pihak perusahaan tambang yang konsesi tambangnya berdekatan dengan lokasi longsor, meng-klaim pihaknya sudah bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Cipto Prayitno perwakilan dari PT. Arutmin Indonesia mengatakan, pihaknya melakukan aktivitas pertambangan jauh dari lokasi longsor yang terjadi saat ini.

“Kami melakukan aktivitas pertambangan sekitar kurang lebih 750 meter ke arah utara dari lokasi terjadinya longsor saat ini, dan hal itu sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, ungkap Cipto.

Ditambahkan Cipto, PT. Arutmin Indonesia terkait putusnya jalan nasional ini, berkomitmen akan berkonsentrasi pada membantu jalan alternatif yang berkoordinasi dengan pemerintah daerah, diharapkan nanti masyarakat bisa lebih nyaman melewati jalan alternatif tersebut, tutupnya.

Wakil Ketua Komisi III H. Rosehan NB, disela rapat mengatakan, perlu adanya peran aktif dari BPJN untuk terus mengabarkan perkembangan terbaru dari aktivitas perbaikan jalan Satui, melalui media cetak dan elektronik, lebih khusus melalui media sosial resmi BPJN, agar masyarakat tidak resah menunggu informasi terkait permasalahan ini, ungkapnya.

Ditemui diakhir rapat, Ketua Komisi III H. Hasanuddin Murad, mengatakan, pihaknya masih menunggu kajian dari BPJN terkait kelayakan tanah, untuk memastikan jalan nasional ini akan di pindah atau di pertahankan.

“Sementara menunggu hasil kajian, BPJN terus mengupayakan jalan yang ada saat ini untuk terus diperbaiki, sampai memungkinkan roda 2 untuk melintas, serta jalan alternatif yang di upayakan oleh pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga terus disiapkan untuk memudahkan masyarakat melintas,” ungkap Hasanuddin Murad.

Lebih lanjut, menurut Hasanuddin Murad hari Jumat pekan ini, Komisi III DPRD Kalsel bersama dinas ESDM akan sama-sama berkoordinasi ke Kementerian terkait, membahas permasalahan ini, sekaligus mendesak kementerian meninjau langsung ketempat terjadinya longsor di Kabupaten Tanah Bumbu, tutupnya.(nas)

Editor : Wasaka-01

Share :

Baca Juga

Advertorial

Raih Berkah Ramadan, PLN Berbagi Keceriaan di Rumah Anak Yatim Ar-Rahmah Banjarbaru

Advertorial

PLN Ajak Puluhan Generasi Z di Pontianak Pahami Keselamatan Ketenagalistrikan

Advertorial

Eksekutif dan Legislatif Sepakati APBD Tahun 2023
Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafiz Anshari menekankan pentingnya pengawasan pembangunan desa dalam Musrenbang RKPD Kecamatan Paringin Selatan. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Ketua Komisi III DPRD Balangan Ajak Masyarakat Awasi Pembangunan

Advertorial

38 Pengrajin Sasirangan Bersaing Desain Motif di BSF

Advertorial

Karya Seni Para Seniman Tampil di Ajang BAW 2023

Advertorial

Kemenag Kotabaru Gelar Rakor Penyampaian Informasi Kebijakan Penyelenggaran Ibadah Haji

Advertorial

Lebaran 2023 Konsumsi Listrik PLN Naik, Beban Puncak Kelistrikan di Daerah Mengalami Pertumbuhan