BANJARMASIN, wasaka.id – Ulama asal Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Hamdan Mahmud atau yang akrab disapa Guru Hamdan wafat pada Rabu (16/4) sekitar pukul 12.40 Wita.
Kepergian Guru Hamdan menyisakan duka mendalam bagi Keluarga besar PS Barito Putera. Guru Hamdan merupakan Dewan Penasehat Barito Putera itu meninggal dunia di usia 57 tahun setelah menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin.
Kepergian Guru Hamdan meninggalkan duka mendalam bagi manajemen, pelatih, hingga para pemain PS Barito Putera yang berjuluk Laskar Antasari.
Guru Hamdan dikenal sosok ramah dan tak hanya sebagai penasehat tim, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual yang senantiasa hadir memberikan nasihat, semangat, dan petunjuk moral kepada seluruh elemen klub.
“Beliau ini sangat dekat dengan PS Barito Putera,” ungkap kapten tim, Rizky Pora.
Baca Juga : Owner Barito Putera Hadiri Haul Pertama KH Syaifuddin Zuhri atau Abah Guru Banjar Indah
Ia menambahkan bahwa beberapa tahun terakhir sebelum sakit, Guru Hamdan selalu hadir mendampingi tim, baik di laga kandang maupun tandang.
Menurut Rizky, seluruh pemain dan pelatih merasa sangat dekat dengan almarhum. Bahkan, setiap pertandingan kandang, mereka rutin bersilaturahmi dan melaksanakan shalat hajat di kediaman Guru Hamdan.
“Ada satu pesan beliau yang selalu saya ingat: bermain bola jangan lupakan agama,” ujar Rizky penuh haru.
Duka yang sama dirasakan oleh Owner PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman. Ia mengaku kehilangan sosok yang selama ini menjadi panutan, bukan hanya sebagai ulama, tetapi juga sebagai guru, sahabat, dan pembimbing spiritual bagi keluarga besar Hasnur Group dan Barito Putera.
“Beliau adalah pembimbing saya setelah orangtua saya dan guru yang penuh kasih sayang serta kesabaran,” tuturnya.
Menurut Bang Hasnur sapaan akrabnya, kehilangan guru Hamdan adalah duka mendalam, namun ajaran dan keteladanan beliau akan selalu hidup dihati.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan menjadi inspirasi abadi bagi keluarga besar PS Barito Putera,” harapnya.
Untuk diketahui, Jenazah Guru Hamdan rencananya akan dishalatkan di Masjid Al Karomah, Martapura, pada Kamis (17/4) sekitar pukul 12.30 Wita dan akan dimakamkan di pemakaman atau Alkah Karang Putih Martapura.(ran)














