Home / Berita Terkini / Bisnis / Nasional

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:42 WIB

Hasnur Group Siapkan Tim dan Tata Kelola Hadapi Tantangan Bisnis 2026

JAKARTA, wasaka.id – Hasnur Group menegaskan pentingnya peran manusia, budaya, dan tata kelola sebagai fondasi utama pertumbuhan perusahaan serta transformasi berkelanjutan di tahun 2026. Pesan ini disampaikan dalam Townhall Hasnur Group 2026 yang digelar pada Selasa (3/2/2026) di Gedung Swasana BRIN, Jakarta.

Mengusung tema “Living Our Values, Innovating Through the Change”, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah perusahaan dan memperkuat budaya kerja, sekaligus mencerminkan kesiapan Hasnur Group sebagai grup usaha terdiversifikasi dalam menghadapi dinamika industri, ketidakpastian global, serta meningkatnya tuntutan tata kelola dan keberlanjutan.

Townhall dimulai dengan pembacaan doa dan menyanyikan Indonesia Raya, sebelum Tujuh Nilai Inti Hasnur Group dibacakan untuk menegaskan fondasi budaya perusahaan.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur Hasnur Group, Jayanti Sari mengajak seluruh insan Hasnur Group untuk melihat perusahaan dari perspektif yang lebih luas dan jangka panjang. Ia menggambarkan perusahaan sebagai “kapal besar” yang sedang berlayar menuju tujuan jangka panjang, yang tidak hanya membutuhkan mesin yang kuat namun arah yang jelas dan kompas yang tepat.

“Dengan tujuh Strategic Business Unit yang memiliki karakter berbeda, tantangan kita adalah memastikan seluruh unit tetap bergerak dalam satu arah menuju masa depan Hasnur Group yang berkelanjutan,” ujar Jayanti Sari.

Baca Juga : Hasnur Group Terima Penghargaan Gold dan Silver pada CSR Award Indonesia 2025

Beliau menekankan bahwa penguatan budaya kerja melalui program New Working Culture dan pembentukan Komite Transformasi Bisnis menjadi kunci agar seluruh proses organisasi berjalan adaptif, efektif, dan mendukung keberlanjutan.

Talkshow: Memimpin Melalui Budaya
Sebagai bagian dari rangkaian Townhall 2026, Hasnur Group menghadirkan Toto Suharto, Country Manager RMA
Group Indonesia, sebagai guest speaker dengan topik “How Leadership Shapes Results Through Culture”. Dalam paparannya, ia menegaskan kepemimpinan dan budaya memiliki peran kunci dalam menentukan hasil
organisasi.

“Hasil terbaik hanya dapat dicapai ketika keyakinan dibangun dari dalam diri, dikelola menjadi budaya, dan diwujudkan melalui aksi yang konsisten. Transformasi budaya adalah proses yang harus dikelola secara sadar dan berkelanjutan,” ujar Toto Suharto.

Sesi talkshow berlanjut dengan diskusi panel yang menghadirkan Dr. Zulfikar Alimuddin selaku Head of Nomination and Human Capital Committee Hasnur Group, didampingi jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Hasnur Group, termasuk CEO Hasnur Group, Zainal Hadi HAS HB. Para narasumber menekankan pentingnya tata kelola yang kuat, kepemimpinan berbasis kompetensi, serta peran manusia sebagai fondasi utama perusahaan dalam menghadapi transformasi yang berkelanjutan.

Dalam pandangan Zainal Hadi HAS HB, fondasi utama perusahaan adalah sumber daya manusia, bukan aset atau fasilitas besar. “Memiliki aset atau fasilitas besar bukan jaminan keberhasilan. Fondasi utama kita adalah people. Dalam situasi yang tidak mudah, justru di situlah kita diuji untuk menjadi tim yang solid dan terus bertumbuh,” ujarnya.

Baca Juga : 2.164 Paket Bantuan Disalurkan Hasnur Group Bersama Mitra untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Barito Kuala, Tapin, dan Banjar

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Hasnur Group menggelar syukuran milad Presiden Direktur Hasnur Group, Jayanti Sari, sekaligus meluncurkan Whistle Blowing System (WBS) dan Knowledge & Innovation Management System.

WBS menjadi kanal resmi perusahaan untuk menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran secara independen dan rahasia, sekaligus melindungi pelapor dari segala bentuk tindakan balasan. Peluncuran sistem ini menegaskan komitmen Hasnur Group terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), integritas, dan transparansi.

Seiring dengan penguatan tata kelola, Hasnur Group juga memperkenalkan Knowledge & Innovation Management System sebagai platform pengelolaan pengetahuan dan pengembangan inovasi di seluruh entitas.

Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 400 insan Hasnur Group dari berbagai entitas ini sekaligus menjadi momentum pengenalan program Culture Activation, termasuk pembentukan taskforce intervensi budaya dan culture agent sebagai penggerak internalisasi nilai perusahaan.

Acara ditutup dengan pemberian penghargaan Top Learner Ruang Kerja kepada enam karyawan dalam dua kategori, yakni Mandatory Courses Completion Award dan Self-Enrolled Courses Completion Award, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pembelajaran dan pengembangan kompetensi berkelanjutan.(ran/rilis)

Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Kongres PSSI, Bang Hasnur: Keputusan Kongres Kemajuan Sepakbola Indonesia

Berita Terkini

Jago IT Asal Indonesia Siswa SMP dan SMK ini Keliling di Tiga Negara untuk Mengajar

Banjarmasin

Supian HK Kembali Diusulkan Jadi Ketua DPRD Kalsel 2024-2029

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Berpartisipasi dalam Patroli Gabungan TNI-POLRI Memantau Malam Takbiran

Banjarmasin

Tok! Hasnuryadi Terpilih Aklamasi Nakhodai Partai Golkar Kalsel Periode 2025-2030

Advertorial

Sambut Kemerdekaan Indonesia, Insan PLN UP2B Kalbar Jalin Kolaborasi Penguatan Kawasan Pesisir Paloh

Advertorial

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dan Kepala Daerah Lainnya Menuju Puncak Gunung Tidar pada Hari Ketujuh Retreat

Banjarmasin

Haul Jama dan Buka Puasa Bersama Hasnur Group: Tradisi Mengenang dan Mendoakan Orangtua