Home / Berita Terkini / Nasional / Politik

Senin, 13 Juli 2026 - 20:29 WIB

Wagub Kalsel Silaturahmi dengan Kepala BIN RI: Perkuat Sinergi Dalam Mendukung Stabilitas Daerah

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman bersama Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra. (Foto: Istimewa)

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman bersama Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, wasaka.id – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, bersilaturahmi dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, di Kantor Pusat Badan Intelijen Negara Republik Indonesia, Jalan Seno Raya, Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (13/7).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan BIN RI sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung stabilitas daerah.

Dalam kesempatan itu, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan apresiasi atas peran strategis BIN RI dalam menjaga stabilitas nasional yang menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan di seluruh daerah, termasuk Kalimantan Selatan.

“Silaturahmi ini merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Kami berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Kalimantan Selatan yang semakin maju, aman, dan sejahtera,” ujar Hasnuryadi.

Baca Juga : Wihaji Terpilih Ketum MKGR, Hasnuryadi: Pemimpin Militan Segudang Pengalaman yang Akan Membawa Perubahan

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh kementerian dan lembaga negara sebagai bagian dari upaya menyukseskan berbagai program strategis nasional di daerah.

“Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Dengan dukungan dan koordinasi yang baik bersama seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BIN RI, Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas serta mendukung terciptanya iklim pembangunan yang kondusif.

Menurut Herindra, komunikasi dan koordinasi yang baik akan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sekaligus memperkuat ketahanan daerah sebagai bagian dari ketahanan nasional.

Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang bertukar pandangan mengenai berbagai isu strategis, mulai dari penguatan stabilitas daerah, ketahanan nasional, hingga dukungan terhadap iklim investasi dan pembangunan yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

Melalui silaturahmi ini, diharapkan hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Badan Intelijen Negara Republik Indonesia semakin erat, sehingga mampu memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kondusivitas demi kesejahteraan masyarakat Banua.(ran)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pasca Idul Fitri 1445H, PLN Perkuat Kelistrikan Dengan TKDN Mencapai 100 Persen

Advertorial

Wabup H. Bahsanuddin Hadiri Musda VI PKS Tanah Bumbu : Sinergi Membangun Daerah

Banjarmasin

Hadapi Persis Solo, Barito Putera Harus Punya Tanggung Jawab Bersama

Barito Putera

Barito Putera Raih Kemenangan 3-0 Saat Menghadapi Persebaya Surabaya, Hatrick Matias Mier

Berita Terkini

KPK Tetapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Tersangka di Kasus Harun Masiku

Advertorial

PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kalimantan Melalui Peninjauan Infrastruktur

Advertorial

Bupati dan Wakil Bupati Batola Berkomitmen Berikan Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat

Advertorial

Selamat, Bupati Kotabaru Terima Penghargaan Langsung dari Menteri Hukum dan Ham