Home / Banjarmasin / Barito Putera / Bola & Sports

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:27 WIB

Barito Putera Siap Berjuang Mengulang Sejarah 2012

BANJARMASIN, wasaka.id – Barito Putera mulai memantapkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 Championship Indonesia. Salah satunya melalui penandatanganan kontrak pemain, pelatih kepala dan asisten pelatih yang digelar di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu malam (8/8).

Kegiatan tersebut dikemas dalam tema “Silaturahmi Keluarga Barito Putera” dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H.M Syarifuddin, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, jajaran manajemen, pemain, tim pelatih, alim ulama, pengamat sepak bola Banua hingga perwakilan suporter.

Acara diawali pembacaan syair maulid dan ayat suci Alquran. Setelah prosesi penandatanganan kontrak, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama pengamat sepak bola Banua dan suporter.

Owner Barito Putera sekaligus Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya seremoni penandatanganan kontrak, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi seluruh keluarga besar Barito Putera.

“Sekali kita keluarga Barito Putera, selamanya kita adalah keluarga Barito Putera Kalimantan Selatan,” ujar Hasnuryadi.

Baca Juga : Perkuat Lini Tengah Barito Putera Kontrak Pemain Asal Jepang, Kodai Nagashima

Ia mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan pemain baru, pemain yang bertahan, serta pemain yang sebelumnya pernah memperkuat Barito Putera.

“Malam hari ini adalah silaturahmi. Kita ingin memperkenalkan pemain-pemain yang baru, pemain lama yang bertahan, ataupun pemain yang sudah pernah bersama kita sejak zaman dulu,” katanya.

Hasnuryadi juga menyampaikan terima kasih kepada para tokoh dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang selama ini memberikan nasihat serta bimbingan kepada Barito Putera.

“Kami berterima kasih atas sejarah yang telah diberikan. Terima kasih juga atas nasihat dan bimbingannya, termasuk dari Pak Gubernur,” ucapnya.

Ia berharap dukungan dan arahan pemerintah daerah terus diberikan sehingga Barito Putera dapat meraih prestasi lebih tinggi serta membawa kebanggaan bagi masyarakat Banua.

“Kami memohon bimbingan dan arahannya. Semoga kita bisa lebih berprestasi lagi, mengangkat dan membahagiakan masyarakat Banua Kalimantan Selatan melalui Barito Putera,” tuturnya.

Baca Juga : Srikandi PLN Indonesia Power UBP Barito Semarakkan Hari Kebaya Nasional 2026, Lestarikan Budaya dan Perkuat Semangat Kebersamaan

Pemilihan Mahligai Pancasila sebagai lokasi penandatanganan kontrak juga disebut memiliki makna tersendiri. Hasnuryadi menyebut tempat tersebut memiliki kaitan dengan sejarah perjalanan Barito Putera.

“Biasanya penandatanganan kontrak dilakukan di kediaman atau di kantor. Tetapi hari ini kita melakukannya di Mahligai Pancasila,” ujarnya.

Menurutnya, Barito Putera bukan milik kelompok tertentu, melainkan bagian dari masyarakat Kalimantan Selatan.

“Ini bukan milik satu atau dua orang atau golongan. Barito Putera adalah milik masyarakat Banua Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Ia berharap klub berjuluk Laskar Antasari tersebut dapat terus menjadi kebanggaan masyarakat Banua.

“Mudah-mudahan di bawah arahan dan bimbingan Pak Gubernur, kita bisa membahagiakan dan memberikan kebanggaan kepada masyarakat Banua Kalimantan Selatan,” katanya.

Hasnuryadi juga berharap sejarah manis Barito Putera di Mahligai Pancasila dapat kembali terulang. Ia mengingat tempat tersebut pernah menjadi bagian dari perjalanan Barito Putera saat meraih prestasi pada 2012.

“Kita ingin mengulang kembali sejarah tersebut. Mudah-mudahan Barito Putera bisa kembali meraih prestasi dan membanggakan masyarakat Banua,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Supian HK turut memberikan dukungan terhadap persiapan Barito Putera menghadapi Liga 2 Championship Indonesia.

“Kita mengandalkan pemain-pemain yang bertahan, dan juga ada pemain-pemain baru yang bergabung,” ujarnya.

Supian HK optimistis komposisi pemain yang disiapkan manajemen mampu membawa Barito Putera meraih hasil terbaik.

“Yakin dan percaya, mudah-mudahan dengan komposisi pemain yang ada, kita bisa meraih prestasi dan memberikan kebahagiaan kepada masyarakat Banua Kalimantan Selatan,” katanya.

Ia juga berharap Barito Putera dapat memenuhi target kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Semoga Barito Putera bisa memperoleh hasil yang terbaik, sehingga kita bisa meraih target kembali ke Liga 1. Amin,” pungkasnya.

Adapun jajaran tim yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut yakni Hendri Susilo sebagai pelatih kepala, Insan Ali sebagai asisten pelatih, Miftahul Hadi sebagai pelatih kiper dan Yuliansyah Refa sebagai pelatih fisik. Sementara Frans Siantar dipercaya sebagai Direktur Teknik.

Untuk pemain, Barito Putera memperkenalkan NorHalid, Muhammad Nur Hasnuryadi, Muhammad Hidayat, Ricki Pambudi sebagai kiper, Muhammad Dwi Rafiangga, Nugroho Santoso, Gustur Cahyo Putro, Rahmat Nicko dan Dendy Agustan.

Setelah penandatanganan kontrak, kegiatan ditutup dengan diskusi bersama pengamat sepak bola Banua dan suporter. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyatukan harapan manajemen, pemain, pemerintah, pengamat dan pendukung dalam menghadapi persaingan Liga 2 Championship Indonesia serta mewujudkan target kembali ke Liga 1.(ran)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Edukasi Berkelanjutan Kunci Atasi Lonjakan Sampah di Banjarmasin
Timnas Indonesia melakukan pemusatan latihan jelang laga persahabatan melawan Timnas Libya nanti malam. (Foto : Istimewa)

Berita Terkini

Laga Persahabatan Jelang Piala Asia, Timnas Indonesia Siap Hadapi Libya

Banjarmasin

Guru Rasyid Beri Semangat ke Klub Barito Putera: Bangkitkan Jiwa Wasaka

Banjarmasin

BKOW Kalsel dan DP3AKB Gelar Sunatan Gratis Ringankan Beban Warga

Banjarmasin

Arifin-Akbari Akan Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer di Banjarmasin Jika Terpilih

Banjarmasin

Wagub Kalsel Ajak Masyarakat Cintai Rasulullah Lewat Sholawat

Barito Putera

Barito Putera Gagal Petik Kemenangan di Kandang PSS Sleman

Banjarmasin

Owner Barito Putera Hadiri Haul Pertama KH Syaifuddin Zuhri atau Abah Guru Banjar Indah