BANJARMASIN, wasaka.id – Air mancur menari yang dihiasi dengan lampu warna-warni di atas Jembatan Pasar Lama mulai memuaskan hari warga Banjarmasin.
Pasalnya, proyek senilai Rp11 miliar era Walikota Ibnu Sina sangat jarang dinyalakan kecuali malam minggu. Kini air mancur tersebut semakin hidup.
Di era kepemimpinan Wali Kota H. Muhammad Yamin HR, ikon hiburan malam ini kian terawat dan jadi magnet wisata sungai.
“Ini bukti perhatian pemerintah kota pada ruang publik,” ujar Rizky (28), warga Kelayan, yang kerap membawa keluarga kecilnya menikmati pemandangan itu.
“Sekarang air mancurnya lebih rapi, lampu-lampunya terang, dan jadwalnya jelas. Dulu kadang mati, sekarang hampir tiap malam nyala. Anak-anak senang sekali,” tambahnya.
Tak hanya keluarga muda, remaja pun ramai datang. Nadia (19), mahasiswi asal Sungai Jingah, mengaku sering nongkrong bersama teman-temannya di area jembatan untuk sekadar berswafoto.
“Kalau sore sampai malam, suasananya romantis banget. Air mancur warna-warni kayak di kota besar. Banjarmasin jadi makin keren,” ucapnya sambil tersenyum.
Sementara itu, pedagang di sekitar lokasi juga merasakan dampak positif. Pak Mulyadi (45), penjual makanan menyebut omzetnya meningkat sejak air mancur semakin terawat.
“Alhamdulillah, pembeli ramai terus. Terima kasih Pak Wali Kota yang peduli sama tempat wisata gratis seperti ini. Orang luar kota juga banyak yang mampir,” ujarnya.
Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, sebelumnya menegaskan bahwa keberadaan air mancur menari adalah bagian dari komitmennya mempercantik kawasan wisata sungai.
“Kami ingin masyarakat punya tempat rekreasi malam yang indah dan aman. Perawatan dan penataan lampu akan terus kami jaga,” katanya dalam satu kesempatan.
Dengan suasana yang kian semarak, Jembatan Pasar Lama kini menjadi destinasi favorit setiap malam. Denting musik yang mengiringi tarian air berpadu gemerlap lampu, seolah menegaskan bahwa Banjarmasin bukan hanya kota seribu sungai, tapi juga kota hiburan malam yang menawan.(mey)














