Home / Banjarmasin / Berita Terkini / News / Pilgub Kalsel / Politik

Rabu, 23 Oktober 2024 - 23:05 WIB

Debat Kandidat Perdana Calon Gubernur dan Wakil Gunernur Kalsel, Paslon Nomor Urut 1 dan 2 Saling Adu Gagasan

Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel yang diselenggarakan KPU Kalsel. (Foto : Istimewa)

Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel yang diselenggarakan KPU Kalsel. (Foto : Istimewa)

BANJARMASIN, wasaka.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sukses membuka tahapan Pemilu melalui debat kandidat perdana yang diselenggarakan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Rabu malam (21/10).

Debat kandidat calon Gubernur dan Wakil Gunernur Kalsel menghadirkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, H Muhidin-H Hasnuryadi Sulaiman dan paslon nomor urut 2, Hj Raudatul Jannah-Akhmad Rozanie mengusung tema ‘Pelayanan Inovatif dan Akselerasi Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Selatan’.

Selain menyampaikan visi misi, kedua pasangan calon juga adu gagasan yang mewarnai debat kandidat. Antara Muhidin-Hasnur dan Raudatul Jannah-Akhmad Rozanie sama-sama menawarkan keberlanjutan pembangunan untuk Kalsel yang lebih baik lima tahun ke depan.

Paslon nomor urut 1 Muhidin-Hasnur mengemukakan program prioritas terlebih dahulu, yang mana paling menonjol adalah menitik beratkan akan membangun stadion bertaraf internasional.

“Insya Allah kalau diperkenankan namanya akan menjadi Barito Putera Internasional Stadion,” tutur Hasnur.

Baca Juga : Nomor 2, Acil Odah: Berkah di Pilkada Kalsel

Selain itu, Hasnur juga menyampaikan bahwa pihaknya mempunyi program prioritas lainnya. Yaitu pembangunan pesantren modern terpadu, mendorong paket A, B, dan C. Pembangunan jembatan Pulau Laut dan pembangunan Pelabuhan Internasional Mekar Putih.

”Kemudian mendorong Bandara Syamsudin Noor kembali menjadi bandara internasional,” bebernya.

Sementara, Raudatul Jannah-Akhmad Rozanie tak mau kalah. Paslon ini juga mengemukakan program unggulan diantaranya pinjaman tanpa bunga untuk UMKM, kemudian tiga program dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pertama Program Pinjaman & Harga Murah (PROPIHAMU), yaitu Bantuan pinjaman tanpa bunga untuk UMKM & penyediaan pupuk murah bagi petani serta BBM murah bagi nelayan.

Kedua Program Peluang Kerja & Investasi (PROPELKERIN), yakni menciptakan pluang kerja baru melalui inovasi dari desa hingga kota, dengan memperbanyak Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap kerja. Mengundang investor dan mempermudah prosedur investasi di Banua.

Terakhir Program Kesejahteraan Pegawai (PROKESTRAPEG), Meningkatkan kesejahteraan pegawai P3K & tenaga honorer sesuai UMP Kalsel.

“Membangun masyarakat banua yang kita cintai ini agar sejahtera dalam ungkapan yang paling sederhana menurut kami adalah tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh, tidak nganggur, dan bebas beribadah,” kata Raudatul Jannah.

Baca Juga : Pemuda Pancasila Kabupaten dan Kota se Kalsel Deklarasi Dukung Muhidin-Hasnur di Pilkada 2024

Acil Odah sapaan akrabnya, menjelaskan maksud tidak lapar artinya harus punya program bantuan sosial langsung untuk memberi makan orang miskin.

“Pemerintah pusat sudah mencanangkan program makan bergizi gratis. Kita tentu akan berpartisipasi menyukseskannya,” ucapnya.

Kemudian tidak sakit artinya menyiapkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh. Paslon ini menawarkan punya rumah sakit dan puskesmas yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kita perlu tenaga medis dan dokter yang siap melayani 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, dengan obat dan peralatan kesehatan yang memadai,” lanjut dia.

Selanjutnya tidak bodoh, artinya harus belajar. Untuk belajar perlu sekolah, guru, kurikulum, dan segala peralatan penunjang kegiatan belajar mengajar. Paslon ini menawarkan pendidikan gratis biaya sekolah dan menyalurkan bantuan operasional sekolah (BOS).

Kemudian tidak nganggur, artinya banyak lapangan kerja yang bisa menyerap seluruh angkatan kerja di Banua. Tidak nganggur artinya menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap kerja.

“Bebas beribadah, artinya smua masyarakat bebas dalam mlaksanakan ibadah sesuai dengan tuntunan syariat agama yang dianutnya masing-masing,” tutupnya dalam pemaparan visi misi.

Sementara itu, usai debat perdana kedua pasangan kontestan merasa puas bisa beradu gagasan.

“Program sama-sama bisa dijawab bersama. Cuma ada beda pendapat penyebutan saja, pada intinya tujuan sama. 01 dan 02 sama-sama tidak keluar dari konteks KPU,” ujar Muhidin kepada awak media.

“Kami merasa semua yang kami sampaikan visi-misi dan program unggulan semuanya masuk dan itulah yang menjadikan kami yakin kita berada di hati rakyat Kalimantan Selatan,” timpal Acil Odah.

Sementara itu, Ketua KPU Kalsel Andi Tenri Sompa mengapresiasi masing-masing kontestan Pilgub dan tim pendukung mematuhi aturan debat. Dia berharap situasi kondusif tetap tercipta saat debat kedua dan terakhir pada 23 November 2024 mendatang.

”Mudah-mudahan situasi seperti ini bertahan karena ini proses jalannya kampanye dari semua pasangan calon dan masyarakat bisa menilai pasangan calon yang terbaik untuk Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada debat kedua nanti terkait menyelesaikan persoalan daerah; menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional; dan memperkokoh Negara Kesatuan.(yud)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kotabaru Lantik Dewan Hakim Sekaligus Melepas Pawai Ta’ruf MTQ Tingkat Kabupaten di Kecamatan Tanjung Selayar

Advertorial

Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

Advertorial

Jaga Listrik Nataru,PLN Gerak Cepat Perbaiki Kebocoran Oli Trafo Gardu Induk di Banjarmasin

Advertorial

Wakil Rakyat Balangan Serahkan Bantuan Warga yang Terdampak Kebakaran

Advertorial

Fraksi-fraksi DPRD Balangan Berikan Pandangan Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2023

Advertorial

Hadiri Pembukaan Balangan Fest 2024, Sri Huryati: Ada Keripik Mandai dan Sirup Batumandi

News

Satpol PP dan Pengamen Jalanan Masih “Kucing-kucingan”

Banjarmasin

Usai Berlaga di PON XXI 2024 Tim Sepak Bola Kalsel Resmi Dibubarkan