BANJARMASIN, wasaka.id – Bermain dihadaoan ribuan oendukungnya, PS Barito Putera berhasil menang 2-1 melawan Persis Solo pada lanjutan Pegadaian Championship 2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (30/10).
Hasil ini membawa tim berjuluk Laskar Antasari berada di puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi 16 poin dengan hasil pertandingan lima menang, satu imbang, dua kalah. Hasil positif tersebut sekaligus menjaga tren kemenangan Barito Putera dalam persaingan menuju target promosi ke Liga 1.
Pada laga tersebut sejak peluit awal dibunyikan, Barito Putera langsung mengambil inisiatif serangan. Muhammad Aimar menjadi motor serangan dengan melakukan tusukan dari sayap kiri ke jantung pertahanan Persis, meski upaya awalnya belum membuahkan hasil.
Kebuntuan pecah pada menit keenam. Berawal dari pergerakan Murilo Mendes yang memanfaatkan bola pendek di dalam kotak penalti, ia mengirimkan umpan matang kepada Renan Alves. Berdiri bebas di depan mulut gawang, Alves langsung menyambar bola dengan sepakan akurat yang membawa Barito unggul 1-0.
Persis Solo mencoba merespons melalui skema sepak pojok pada menit ke-10 dan tendangan keras Feby Eka di menit ke-12, namun bola masih melambung tipis di atas mistar.
Baca Juga : PS Barito Putera Akan Melakukan Perubahan Agar kembali ke Liga 1, Hasnuryadi: Hasil Evaluasi Terus Dilakukan
Barito justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-14. Kerja sama apik antara Korneles Howay dan Murilo Mendes berakhir dengan tendangan mendatar yang meluncur melewati kolong penjaga gawang Persis. Skor berubah menjadi 2-0.
Menjelang turun minum, Barito nyaris menambah gol melalui aksi individu Aditia Nur Mahpud yang diteruskan kepada Aimar, namun bola membentur tiang gawang setelah ditepis kiper lawan.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Persis Solo tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-78 melalui aksi Saldi. Menerima umpan dari lini tengah, Saldi berhasil menembus pertahanan Barito dan menyungkit bola melewati kiper Satria Tama. Skor menipis menjadi 2-1.
Gol tersebut memicu semangat Laskar Sambernyawa untuk terus menggempur pertahanan tuan rumah. Ketegangan memuncak pada menit ke-89 saat pemain Persis melayangkan protes keras atas dugaan handball pemain Barito di area terlarang. Namun, setelah berkomunikasi dengan petugas VAR, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran dan laga tetap dilanjutkan.
Di masa tambahan waktu yang melebihi lima menit, kiper Satria Tama tampil sebagai pahlawan dengan melakukan penyelamatan gemilang atas peluang berbahaya dari Vico. Hingga laga usai, skor 2-1 untuk keunggulan Barito Putera tetap bertahan.(zai)













