BANJARMASIN, wasaka.id – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, mengawali masa jabatannya dengan menyampaikan pidato perdana dalam rapat Paripurna DPRD Kalsel, Selasa (4/3).
Muhidin-Hasnur menegaskan komitmennya untuk membawa Kalsel menuju masa depan yang lebih maju melalui visi Kalsel bekerja (Kalimantan Selatan Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera menuju Gerbang Logistik Kalimantan).
Muhidin-Hasnur mengapresiasi pencapaian pembangunan Kalsel selama ini dan menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menghadapi tantangan ke depan.
“Keberhasilan yang telah kita capai bukan hasil kerja individu, tetapi buah dari sinergi seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, kita harus terus bekerja bersama dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih baik,” tegasnya.
Baca Juga : Gerakan Perempuan Sahabat Muhidin-Hasnur Sukses Gelar MH Care Munuju Masyarakat Sehat
Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
“Pemerintah provinsi dan DPRD harus bersinergi dalam menyusun kebijakan yang tidak hanya tepat waktu dan tepat guna, tetapi juga benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” lanjutnya.
Selain itu, Gubernur Kalsel menegaskan bahwa kepemimpinannya akan mengedepankan prinsip keterbukaan dan kolaborasi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
“Kami mengusung semangat Bekerja Bersama, Merangkul Semua. Karena hanya dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Kalsel yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Tak lupa, ia juga meminta doa serta dukungan dari para ulama dan tokoh agama agar kepemimpinannya selalu berada di jalur yang benar.
“Kami berharap bimbingan dan doa dari para ulama agar senantiasa diberikan kebijaksanaan dan kekuatan dalam mengemban amanah rakyat,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, menyatakan bahwa DPRD siap mendukung visi dan program kerja pemerintah provinsi.
“Sinergi antara eksekutif dan legislatif adalah kunci utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.(zai)














