BANJARMASIN, wasaka.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Musyawarah daerah (Musda) XI Ketua DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, Minggu (3/8).
Selain Bahlil, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Sarmuji dan Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Sari Yuliati dan sejumlah pengurus DPP Partai Golkar hadir di untuk menyemarakkan pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Kalsel di Fugo Hotel Banjarmasin.
Ketua Pelaksana Musda XI Partai Golkar Kalsel, Supian HK menyampaikan, bahwa sebenarnya kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2025 lalu. Namun katanya atas intruksi dari DPP Musda harus di mundurkan dan dilaksanakan pada hari ini.
“Menjadi sebuah kehormatan bagi kami atas berkenannya Ketua Umum DPP Golkar, pak Bahlil Lahadalia berhadir pada hari ini dengan membawa rombongan,” ucapnya.
“Artinya DPD Partai Golkar Kalsel menjadi perhatian dan daya tarik tersendiri dari DPP Partai Golkar,” sambungnya.
Supian HK juga menyampaikan bahwa peserta yang berhadir dalam Acara Musda DPD Partai Golkar Kalsel ini ada sebanyak 1.000 peserta.
“Yang hadir itu ada pengurus partai Golkar Provinsi dan kabupaten/kota se Kalsel, alim ulama, anggota fraksi partai Golkar, ormas pendiri dan didirikan serta organisasi sayap partai Golkar,” tuturnya.
Sementara itu, Plt Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, Rikwanto mengatakan bahwa dengan digelarnya Musda XI ini maka berakhir jugalah jabatannya sebagai Plt Ketua Golkar Kalsel.
“Mudah-mudahan siapapun yang terpilih nanti. Aklamasinya pak Hasnuryadi Sulaiman, bisa membawa Golkar ke arah yang lebih baik lagi,” terangnya.
Baca Juga : Babak Baru Pelaksanaan Musda XI, Bahlil: Saya Minta Hasnuryadi Ketua Golkar Kalsel
Sementara Ketua Umum DPP Partai Golkar , Bahlil menyampaikan pidatonya, Musda adalah forum keputusan tertinggi. Partai yang sehat harus rutin mengevaluasi diri.
Bahlil juga mengajak seluruh kader mendukung siapapun yang terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Kalsel. Menurutnya, Kalsel memiliki banyak kader potensial untuk memimpin dan membawa partai lebih solid.
“Golkar menjadi kekuatan utama dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Golkar harus jadi pilar utama pemerintahan Prabowo–Gibran,” ujarnya.
Dengan raihan kursi terbanyak di DPRD Kalsel, Bahlil menargetkan penguatan posisi partai di semua tingkatan: provinsi, kabupaten, dan kota.
“Ke depan, kita harus tambah kekuatan di semua lini,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bahlil menekankan pentingnya regenerasi di tubuh partai. Ia mendorong perekrutan generasi muda sebagai garda terdepan politik masa depan.
“Senior itu penting, tapi anak muda adalah tenaga penggerak kapal. Sudah saatnya Golkar membuka ruang lebih luas bagi mereka,” pungkasnya.
Musda XI ini diharapkan melahirkan keputusan strategis dan memperkuat soliditas Partai Golkar menuju Pemilu 2029.
Terakhir Bahlil juga mengatakan bahwa pelaksanaan musda ini merupakan salah satu bentuk konsolidasi di tingkat daerah. “Diharapkan juga selanjutnya bisa terlaksana Musda di tingkat kabupaten/kota. Saya fikir itu tujuan kita disini,” tandasnya.(ran)














