PARINGIN, wasaka.id – National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Balangan melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M di Sekretariat NPC Balangan, Desa Baru, Kecamatan Awayan, Kamis (28/5).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua NPC Balangan, Fadli, serta dihadiri para atlet, pengurus, pembina HIFZIANI, S.Pt., MH., dan dr. Ferry, MM, RS selaku Wakil Ketua sekaligus tokoh pembina dan dokter pendamping atlet NPC Balangan, bersama keluarga besar NPC Balangan dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong.
Sebelum pelaksanaan pemotongan hewan kurban, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai bentuk rasa syukur serta memohon kelancaran kegiatan. Momentum tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara atlet, pengurus, dan pembina NPC Balangan.
Pembina NPC Balangan, HIFZIANI, S.Pt., MH., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan kurban yang memiliki makna ibadah sekaligus memperkuat kebersamaan.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT pada hari ini kita bisa melaksanakan pemotongan hewan kurban di lingkungan NPC Kabupaten Balangan. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kebersamaan dan pengorbanan kita bersama,” ujarnya.
Baca Juga : NPC Balangan Ikuti Pembukaan Peparprov V Kalsel 2025, Turun dengan Semangat Balangan Berprestasi
Ia menambahkan, semangat kurban mengajarkan nilai pengorbanan dan keikhlasan sebagaimana teladan Nabi Ibrahim AS serta menjadi pengingat pentingnya rasa syukur atas kesehatan, kekuatan, dan persatuan.
“Dengan adanya kegiatan ini, yang tadinya kita susah untuk berkumpul, kini bisa kembali menjalin silaturahmi antara atlet dan pengurus. Mudah-mudahan hewan kurban ini menjadi berkah bagi kita semua,” tambahnya.
Proses pemotongan hingga pembagian daging kurban berlangsung tertib dan lancar dengan melibatkan partisipasi bersama dari pengurus dan para atlet. Melalui kegiatan tersebut, NPC Balangan berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan solidaritas terus terjaga di tengah masyarakat.(jaw)














