Home / Banjarmasin / Berita Terkini / News

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:01 WIB

NSC dan Hasnuryadi Datangi Rumah Anak Yatim Piatu yang Tinggal Bersama Sang Nenek

BANJARMASIN, wasaka.id – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Nur Sulaiman Community (NSC) bersama UPZ Bakti Banua Hasnur Centre melalui program Grebek Sahur.

Kali ini, mereka menyambangi Ato, seorang anak yatim piatu yang hidup dalam keterbatasan di kawasan Handil Bakti, Barito Kuala, Selasa (17/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, bantuan diserahkan langsung oleh Pembina NSC, Hasnuryadi Sulaiman, bersama istrinya drg Ellyana Trisya Hasnuryadi yang juga menjabat sebagai penasehat NSC.

Ato (16) diketahui hidup berdua dengan nenek yang tengah sakit. Di usia yang masih muda, ia harus memikul tanggung jawab besar untuk bertahan hidup sekaligus merawat satu-satunya keluarga yang ia miliki.

Kondisi ekonomi memaksanya putus sekolah sejak kelas 4 SD. Selain keterbatasan biaya, pengalaman perundungan yang dialaminya turut meninggalkan trauma hingga ia enggan melanjutkan pendidikan.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Ato bekerja serabutan. Seperti membantu pekerjaan di lingkungan sekitar, termasuk di kawasan Wasaka dan museum.

“Ulun berterima kasih karena sudah membantu ulun yang hidup sudah susah, dan semuanya susah. Iya, tinggal berdua sama mama aja,” ucap Ato lirih.

Baca Juga : Hasnur Group Perkuat Kolaborasi dan Gaungkan Semangat Barito Putera Bersama Awak Media di Kalsel

Meski hidup dalam keterbatasan, Ato masih menyimpan harapan. Ia bercita-cita menjadi seorang penjahit agar memiliki keterampilan tetap dan masa depan yang lebih baik.

“Ingin menjahit,” tambahnya singkat.

Sementara itu, Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen NSC bersama UPZ dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berterima kasih buat NSC dan UPZ. Ternyata di Handil Bakti ada anak yang hidup berdua sama neneknya yang sakit. Ini adalah awal, tidak hanya di sini saja,” ujarnya.

Ia menegaskan, bantuan yang diberikan tidak bersifat sesaat. Ke depan, pihaknya akan berupaya melakukan pendampingan berkelanjutan, termasuk membantu Ato mendapatkan keterampilan dan akses terhadap bantuan pemerintah.

“Semoga bisa mendampingi Ato untuk menata hidupnya ke depan, karena ternyata Ato putus sekolah,” lanjutnya.

Melalui langkah ini, NSC dan UPZ Bakti Banua Hasnur Centre berharap dapat menghadirkan harapan baru bagi Ato, sekaligus memastikan ia memiliki kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih layak di masa mendatang.(ran)

Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Tokoh Muda Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman Berikan Motivasi di Creative Movement Day

Banjarmasin

IKA Unair Kalsel Tebar Manfaat Membagikan 500 Voucher Sembako Murah kepada Warga

Advertorial

Penuh Keseruan, PLN Memberikan Pelajaran dan Edukasi di TK Telkom Banjarbaru

Berita Terkini

Bahrul Ilmi-Herman Susilo Terima Keluhan Petani Soal Kesulitan Pupuk Bersubsidi

Berita Terkini

Banjir di Tanah Laut, Pemuda Pancasila Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak

Berita Terkini

Jelang Dilantik Sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel, Muhidin-Hasnur Jalani Tes Kesehatan
Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamkab suatu tempat penangkapan terduga teroris di Boyolali, Jawa Tengah. (Foto : istimewa)

Berita Terkini

Terduga Teroris di Boyolali Disergap Densus 88
Bantuan Pemrov Kalsel untuk korban banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang tiba tadi malam. (Foto : Istimewa)

Berita Terkini

Pemrov Kalsel Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Terdampak Banjir di Barabai