Home / Berita Terkini / Bola & Sports / Nasional

Minggu, 23 Maret 2025 - 12:44 WIB

Pengalaman Pahit Kluivert Sudah Pernah Dibantai Bahrain

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert. (Foto : Istimewa)

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert. (Foto : Istimewa)

JAKARTA, wasaka.id – Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert punya pengalaman pahit saat bertemu Bahrain dalam pertandingan persahabatan pada 2021.

Debut bersama Timnas Indonesia Kluivert mempunyai catatan merah setalah kalah 1-5 dari Australia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi laga perdana yang menyisakan impresi buruk.

Kendati kekalahan itu tak lantas menutup peluang Indonesia ke Piala Dunia tahun depan. Skuad Garuda di bawah asuhan Kluivert masih punya tiga laga lagi dalam fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia.

Lawan selanjutnya yang harus dihadapi Marselino Ferdinan dan kawan-kawan adalah Bahrain. Kesebelasan yang hampir dikalahkan Timnas Indonesia pada Oktober 2024.

Sama seperti tim Merah Putih, Kluivert pun memiliki pengalaman bertemu Bahrain. Empat tahun lalu dalam sebuah laga uji tanding internasional, Kluivert yang menangani Curacao bertandang ke Stadion Nasional Bahrain.

Jika lawatan Timnas Indonesia ke Bahrain berakhir pahit karena harus bermain imbang setelah kebobolan pada menit akhir, maka Kluivert pernah mengalami kehancuran saat berjumpa skuad berjuluk Dilmun Warriors.

Curacao kalah empat gol tanpa balas dari Bahrain. Curacao ketika itu menahan imbang Bahrain tanpa gol hingga babak pertama usai.

Baca Juga : Kalah dengan Jepang Timnas Bahrain Ingin Bangkit dan Curi Poin di GBK

Gol pertama Bahrain tercipta pada menit ke-46 melalui Mohamed Marhoon. Setelah itu, hampir 30 menit kemudian Ali Madan membuat Bahrain unggul 2-0. Dua menit berselang gilirah Mahdi Abduljabar yang mencetak gol ke gawang Curacao. Abduljabar pula yang melesakkan gol penutup Bahrain ke gawang Curacao.

Tiga pencetak gol Bahrain ke gawang Curacao tercatat ada dalam skuad yang akan menghadapi Indonesia. Selain itu ada pula nama-nama seperti Mohamed Al Romaihi, Sayed Baqer, dan Waleed Al Hayam yang mengantar Bahrain mengalahkan Curacao dan masuk dalam daftar panggil pelatih Dragan Talajic untuk melawan Timnas Indonesia.

Sementara skuad Curacao pada empat tahun lalu didominasi pemain-pemain kelahiran Belanda dan jebolan akademi sepak bola di negara Kincir Angin seperti Cuco Martina, Jurien Gaari, Leandro Bacuna, Vurnon Anita, Juninho Bacuna, Kenji Gorre, dan Rangelo Janga.

Bacuna bersaudara, Gorre, dan Janga adalah pemain-pemain Curacao yang pernah menghadapi Timnas Indonesia dalam laga uji tanding dua tahun lalu. Ketika datang ke Jakarta pada 2022, Curacao ditangani Remko Bicentini.(ran)

Sumber : cnnindonesia.com

Share :

Baca Juga

Barito Putera

Rajut Silaturahmi di Lapangan Hijau, Barito Putera Fun Game dengan Forkopimda Kalsel

Banjarmasin

Sekretaris DPD Partai Golkar Banjarmasin Berpulang ke Rahmatullah, H Yuni: Beliau Seperti Kakak dan Guru Saya

Advertorial

Usai Dilantik, Bupati Barito Kuala Langsung Teken SK Pinjaman Dana Tanpa Bunga untuk Pupuk Bersubsidi
Peta rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Sungai Jingah-Kelurahan Sungai Bilu. (Desain : Istimewa)

Banjarmasin

Dibangun Tahun 2024, Segini Besaran Angka Proyek Jembatan Sungai Jingah – Sungai Bilu

Banjarmasin

Musda XI Golkar Kalsel, Hasnur Ketua Bambang Akan Ditetapkan Sebagai Sekretaris

Banjarmasin

Ragam Kreativitas Warnai Pawai Basasirangan 2024 BSF Ke-8

Berita Terkini

Prediksi China Melawan Indonesia 50:50, Shin Tae-yong: Tergantung Siapa yang Bisa Manfaatkan Peluang Lebih Baik

Banjarmasin

Digadang Gadang Jadi Markas PS Barito Putera, Coach Teco Tinjau Stadion 17 Mei Banjarmasin