Home / Banjarmasin / Berita Terkini / News / Religi

Senin, 16 September 2024 - 19:29 WIB

Ratusan Warga Ramaikan Kegiatan Baayun Maulid

Kegiatan Baayun Maulid sebagai tradisi menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW. (Foto : Istimewa)

Kegiatan Baayun Maulid sebagai tradisi menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW. (Foto : Istimewa)

BANJARMASIN, wasaka.id – Menyambut bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tradisi Baayun Maulid kembali digelar. Kegiatan ini juga sekaligus memeriahkan Hari Jadi (Harjad) ke 498 Kota Banjarmasin.

Kegiatan baayun maulid yang merupakan salah satu rangkaian Harjad ke 498 Kota Banjarmasin ini turut diramaikan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, Wakil Walikota Banjarmasin, Arifin Noor dan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin yang juga merupakan Plt Kepala Disbudporapar Banjarmasin, Ikhsan Budiman.

Di sela meninjau semarak Baayun Maulid, Ibnu Sina dan jajaran juga mengundi sejumlah doorprize yang telah disiapkan bagi para peserta.

“Alhamdulillah hari ini bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kota Banjarmasin, kita laksanakan tradisi positif yang sudah berusia ratusan tahun yakni Baayun Maulid,” ujar Ibnu Sina.

Baca Juga : Momen Peringatan Hari Kartini, Ibnu Sina Ingatkan Soal Keharmonisan dalam Keluarga

Diungkapkan Ibnu Sina, peserta Baayun Maulid tahun ini diikuti oleh ratusan peserta baik dari dalam maupun luar kota Banjarmasin, termasuk masyarakat sekitar Kuin.

“Ada sekitar 344 peserta, tadi ulun masuk ke dalam Alhamdulillah meriah sekali. Yang paling muda ada usia baru 7 hari dan yang paling tua usia 74 tahun,” ucapnya.

Ia menuturkan, bahwa tradisi Baayun Maulid merupakan simbol untuk memuliakan bulan Maulid sekaligus sebagai salah satu bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW.

Untuk itu, menurutnya leluhur, guru-guru di Banjarmasin mengajarkan setiap peringatan Maulid itu agar anak anak di ‘Ayun’. Sehingga mereka sedikit banyaknya paham akan sejarah dari kehidupan nabi.

“Ini juga menegaskan bahwa sesuai tuntunan syariat Islam, anak-anak itu nanti akan mengikuti berbagai macam prosesi setelahnya, seperti sunat kah misalnya, atau ada yang belum di Tasmiyah, diberi nama dulu,” terangnya.

“Sehingga ini penting untuk mendekatkan anak-anak kita kepada junjungan nabi besar Muhammad SAW. Mudah mudahan setiap tahun Baayun Maulid ini bisa kita laksanakan dan terima kasih kepada semua yang sudah ikut berpartisipasi meramaikan,” tandasnya.(mey)

Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Indonesia Tuan Rumah IFSC Climbing World Cup 2025, Ketua FPTI Kalsel: Jadi Kebanggaan untuk Kita

News

DPP Golkar Kumpulkan 1.117 Bakal Calon Kepala Daerah 2024, Salah Satunya Hasnuryadi Sulaiman

Banjarmasin

BSF ke 8 Angat Tema Pesona Seribu Sungai

Banjarmasin

Turun Kasta ke Liga 2, Suporter PS Barito Putera Tetap Setia dan Berharap Hanya Semusim kembali ke Liga 1

Berita Terkini

Finis Posisi 4 di Piala Asia U-23 2024, STY: Timnas Indonesia Layak Dapat Pujian

News

drg. Ellyana Aapresiasi Capaian Desa Jejangkit Barat Naik Status Menjadi Desa Berkelanjutan

Nasional

Anggota Komisi VIII DPR RI Sandi Fitrian Noor Buka Seminar NGOPI: Dorong Gerakan Madrasah Peduli Lingkungan

Banjarmasin

Anggota DPR RI Hadiri HUT ke-61 PartaI Golkar: Agenda Ziarah Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Bentuk Penghormatan