Home / Uncategorized

Selasa, 1 Agustus 2023 - 09:34 WIB

Selundupkan Sabu ke Indonesia, Wanita Hamil 7 Bulan Asal Kenya Terancan Hukuman Mati

Barang bukti yang ditemuka petugas Bea dan Cukai Bandara Internasiol Soetta. (Foto : Istimewa)

Barang bukti yang ditemuka petugas Bea dan Cukai Bandara Internasiol Soetta. (Foto : Istimewa)

JAKARTA, wasaka.id – Seorang wanita warga negara Kenya FIK (29), nekat menyelundupkan sabu seberat 5 kilogra, masuk melalui melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

FIK yang kondisinya dalam keadaan hamil 7 bulan ini diamankan petugas Bea dan Cukai Soekarno-Hatta sesaat dia tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, setelah mendarat dengan pesawat Qatar Airways rute Abuja, Nigeria – Doha – dan tiba di Jakarta pada Minggu malam.(23/7).

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo menyampaikan, FIK diamankan setelah petugas mencurigai sebuah tas ransel berwarna hitam dan tas selempang coklat saat melewati area pemeriksaan Bea Cukai.

“Selama pemeriksaan, petugas menemukan ketidaksesuaian antara keterangan-keterangan yang diberikan FIK dengan barang bawaannya,” ujar Gatot.

Petugas pun tidak percaya begitu saja dengan keterangan FIK yang mengaku baru kali pertama ke Indonesia. Pemeriksaan lebih mendalam dilakukan oleh petugas dan menggali informasi dari FIK.

“Petugas kemudian melanjutkan penelitian dan pendalaman terhadap boarding pass penumpang tersebut. Dari pendalaman itu, FIK diketahui masih memiliki satu barang bawaan bagasi berupa satu buah koper seberat 23 kilogram,” ujar Gatot.

Koper berwarna biru milik FIK ternyata telah diamankan petugas maskapai serta groundhandling dan dibawa ke lost and found. Ketika diperiksa, petugas menemukan seberat 5.102 gram atau lebih dari 5 Kg sabu di dalam koper yang telah dimodifikasi itu.

“Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tiga buah bungkusan plastik berisikan serbuk kristal bening yang disembunyikan dengan dinding palsu pada bagian bawah koper dengan berat total 5.102 gram,” ungkap Gatot.

Setelah aksinya ketahuan, FIK mengaku koper tersebut akan diserahkan kepada seseorang yang telah menunggunya di Jakarta. Dari hasil pengungkapan ini Bea Cukai Soekarno-Hatta berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Pusat untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, para pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati,” ujar Gatot.(mey)

Sumber : liputan6.com

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Rapat Paripurna Hari Jadi Ke-497 Kota Banjarmasin Angkat Tema Kebersamaan Antar Seluruh Warga

Uncategorized

Tiga Pemain Barito Putera Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-20

Uncategorized

Bupati Tanah Bumbu Hadiri Sertijab Kepala BPK Perwakilan Kalsel

Uncategorized

DPPKBPM Wadahi Remaja Proaktif dalam Penguatan Fungsi Keluarga

Uncategorized

Refleksi HPN 2025: Ikhtiar Bersama Mengawal Kemerdekaan Pers

Uncategorized

DLH Tanbu Gelar Rakoor Pengelolaan Sampah Desa

Uncategorized

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Aksi Sinergitas Merah Putih di Kecamatan Angsana
Suasana bazar dan pasar murah yang di halaman balai kota Banjarmasin yang diserbu warga. (Foto : Istimewa)

Uncategorized

Bahan Pokok Jadi Primadona di Bazar dan Pasar Murah Balai Kota