KANDANGAN, wasaka.id – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Hasnuryadi Sulaiman, diskusi terkait aspirasi warga bersama Bupati Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syafrudin Noor, di Pendopo Bupati HSS, Kamis (20/3).
Keinginan warga untuk perbaikan jalan yang menghubungkan Desa Bajayau, Daha Barat, Kabupaten HSS dengan Desa Sawaja, Kabupaten Tapin tersebut menjadi topik pembicaraan Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman dan Bupati Hulu Sungai Selatan, Sayfrudin Noor.
Kehadiran Wakil Gubernur Kalsel tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan 1446 Hijriah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalsel.
Mewakili Gubernur Kalsel Muhidin, Wagub yang akrab disapa Bang Hasnur mengungkapkan, ke HSS ini merupakan kunjungan keempat dalam Safari Ramadan yang mencakup 11 kabupaten dan kota di Kalsel.
“Pak Gubernur sedang ada tugas, jadi saya hadir untuk melanjutkan silaturahmi dengan masyarakat HSS. Bersama Pak Bupati, kami melaksanakan sahur bersama dan mendengar langsung aspirasi dari daerah,” ujar Bang Hasnur.
Baca Juga : Temu Kader Partai Golkar Dihadiri Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman
Wagub Hasnuryadi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Banua.
“Sesuai tagline Pak Bupati, ‘Bekerja Bersama Merangkul Semua’, kami ingin terus berkolaborasi demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, Wagub Hasnuryadi juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kelancaran dalam menjalankan amanah kepemimpinannya.
Sementara itu, Bupati HSS Syafrudin Noor menyambut baik kedatangan Wagub Kalsel dan menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian Pemerintah Provinsi. Ia berharap aspirasi yang disampaikan dapat segera terealisasi untuk kemajuan daerah.
Salah satu aspirasi utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah perbaikan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tapin.
Jalan sepanjang 10 kilometer itu menjadi jalur strategis yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas warga Daha menuju Margasari, Tapin, hingga ke Kota Banjarmasin.
“Jika jalan ini diperbaiki, akses masyarakat akan lebih mudah, terutama dalam distribusi hasil pertanian dan perikanan. Ini sejalan dengan program prioritas nasional dalam meningkatkan ketahanan pangan,” pungkasnya.(ran)














