Home / Advertorial / Kesehatan / Pemkab Barito Kuala

Senin, 22 September 2025 - 10:52 WIB

35 Warga Batola Ikuti Operasi Katarak Gratis Bertajuk “Satu Cahaya, Berjuta Cerita”

Bupati Kabupaten Barito Kuala, Bahrul Ilmi menyapa salah satu pasien yang mengikuti program operasi katarak. (Foto: Istimewa)

Bupati Kabupaten Barito Kuala, Bahrul Ilmi menyapa salah satu pasien yang mengikuti program operasi katarak. (Foto: Istimewa)

MARABAHAN, wasaka.id – Sebanyak 35 warga Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengikuti program operasi katarak gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Batola bekerja sama dengan PT Adaro Indonesia dan Dinas Kesehatan Batola.

Kegiatan bertema “Satu Cahaya, Berjuta Cerita” itu resmi dibuka oleh Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, di Klinik Setara Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Sabtu (20/9).

Sebanyak 35 warga Batola menjadi penerima manfaat dalam operasi kali ini. Mereka merupakan bagian dari target 480 pasien yang akan ditangani Adaro sepanjang 2025. Program operasi katarak ini bahkan telah berjalan sejak 2003, dengan capaian hampir 7.000 mata telah dioperasi.

Bupati Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Adaro Indonesia atas kepeduliannya yang konsisten membantu masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Barito Kuala, kami ucapkan terima kasih atas kepedulian PT Adaro. Sebelumnya ada program Semangat Baja, kini kembali hadir operasi katarak. Ini bukti nyata kontribusi Adaro dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah,” ucapnya.

Pihak manajemen PT Adaro menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga: Bupati Barito Kuala Resmikan Gedung Baru Rawat Jalan IGD, dan Dialisis RSUD H Abdul Aziz Marabahan

Bahkan, Adaro menurunkan mobil operasi katarak keliling salah satunya beroperasi di Kalimantan Selatan yang dilengkapi teknologi medis terbaru. Dengan fasilitas ini, operasi bisa dilakukan cepat, hanya 10–15 menit per pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin, menyebut operasi katarak gratis ini sangat relevan untuk menekan angka kebutaan di Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan.

“Katarak adalah penyebab kebutaan nomor satu di Indonesia. Tanpa operasi, pasien tidak bisa lagi produktif. Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya dari kalangan kurang mampu,” jelasnya.

Baca Juga: Bupati Barito Kuala Gelar Peringatan Haul Akbar dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Tatah Mesjid

Manfaat program benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. Asnan, seorang pedagang asal Batola, mengaku lega akhirnya bisa menjalani operasi setelah lama mengalami gangguan penglihatan.

“Mata saya sering bikin salah kasih uang kembalian ke pelanggan. Pandangan kabur, jadi sering keliru. Dengan adanya operasi gratis ini, saya sangat bersyukur, semoga bisa kembali bekerja dengan lebih tenang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bahrul Ilmi juga meninjau langsung para pasien usai operasi. Senyum lega dan ucapan syukur tampak dari wajah-wajah masyarakat yang kini kembali memiliki harapan baru untuk menatap masa depan dengan lebih terang.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sinergi Kesiapsiagaan, BPBD Tanbu Berikan Ilmu Kebencanaan kepada Banser GP Ansor

Advertorial

Ramah Tamah HUT KORPRI Ke-53, Sekda Tanah Bumbu Tekankan Soliditas Organisasi

Advertorial

Maknai Hari Sumpah Pemuda Ketua DPRD Balangan Ajak Generasi Muda Wujudkan Visi Indonesia Lebih Maju

Advertorial

Dukung Geliat Industri dan Bisnis, PLN Siap Tingkatkan Pasokan dan Keandalan Listrik di Batam

Advertorial

Diskumdagri Tanah Bumbu Gandeng UMKM dalam FKP untuk Dorong Pelayanan Prima

Advertorial

Pelantikan BKMT Tanah Bumbu 2025-2030, Bupati Tekankan Penguatan Dakwah dan Sinergi Daerah

Advertorial

Seleksi Calon Paskibraka Tanah Bumbu 2026 Resmi Dibuka, Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Nasionalis

Advertorial

Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel