Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu / Tekno & Sains

Senin, 16 Juni 2025 - 09:48 WIB

39 Desa Tanah Bumbu Blankspot Sinyal, Pemkab Tanah Bumbu Ajukan Pembangunan Menara

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah mengajukan usulan pembangunan menara telekomunikasi atau penguat sinyal kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. (Foto : Istimewa)

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah mengajukan usulan pembangunan menara telekomunikasi atau penguat sinyal kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. (Foto : Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Sebanyak 39 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu masih menghadapi kendala serius dalam akses sinyal internet dan seluler, atau masuk kategori blankspot.

Mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) telah mengajukan usulan pembangunan menara telekomunikasi atau penguat sinyal kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Tanah Bumbu, Al Husain Mardani, menjelaskan bahwa meskipun Tanah Bumbu memiliki 12 kecamatan, 5 kelurahan, dan 152 desa dengan luas wilayah 4.890,30 km², masih ada tantangan signifikan.

“Jangkauan tower eksisting sangat jauh sehingga sinyal telepon masih minim,” ujar Al Husain belum lama ini. Bahkan, akses utama di jalan alternatif Batulicin-Banjarbaru juga termasuk dalam wilayah blankspot.

Usulan strategis ini telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi RI.

Menurut Al Husain, pembangunan menara telekomunikasi di wilayah blankspot sangat krusial. Ini tidak hanya akan memperlancar hubungan komunikasi masyarakat, tetapi juga mendukung layanan pemerintahan dan pelayanan publik secara keseluruhan.

Baca Juga : Lapas Kelas III Batulicin Gelar Sertijab Kalapas

Upaya Pemkab Tanbu ini sejalan dengan implementasi program Kementerian Komdigi, mendukung program Presiden Prabowo Subianto, serta menguatkan program Pemkab Tanah Bumbu BerAKSI (Akomodatif, Kerja, Sistematis, dan Inovatif) yang digagas oleh Bupati Andi Rudi Latif.

Berdasarkan data yang dihimpun, 39 desa blankspot di Tanah Bumbu tersebar di berbagai kecamatan, yaitu, Kusan Tengah 6 desa, Teluk Kepayang 7 desa, Karang Bintang 5 desa, Satui 3 desa, Kuranji 2 desa, Sungai Loban 2 desa, Angsana 3 desa, Kusan Hilir 3 desa, Kusan Hulu 4 desa, Simpang Empat 1 desa, Mantewe 3 desa.

Wilayah blankspot ini dikategorikan dalam tiga kriteria berdasarkan kebutuhan pembangunan infrastruktur telekomunikasi:

P1 (Jangka Pendek) 14 desa membutuhkan penguat sinyal untuk peningkatan akses komunikasi secara cepat.

P2 (Jangka Menengah) 4 desa memerlukan pembangunan menara telekomunikasi untuk memperluas cakupan sinyal.

P3 (Jangka Panjang) 21 desa membutuhkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi lebih kompleks, termasuk menara telekomunikasi dan jaringan pendukung lainnya.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen untuk memastikan perlindungan akses komunikasi bagi masyarakat. Serta memperkuat konektivitas digital guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah blankspot.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sambut Kemerdekaan Indonesia, Insan PLN UP2B Kalbar Jalin Kolaborasi Penguatan Kawasan Pesisir Paloh

Advertorial

Aksi Inovasi Tanbu 2026, Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Karya Desainer Lokal di Lomba Logo HUT ke-23 Tanah Bumbu

Advertorial

Siap-siap! PLN Jadi Raksasa Pelaku Carbon Trading yang Melantai di Bursa Karbon Indonesia

Advertorial

Pj Sekretaris Daerah Dilantik, Ketua DPRD Balangan Harapkan Sinergi Pemerintahan Meningkat

Advertorial

Teken Perjanjian Kinerja: SKPD Kabupaten Batola Dukung Program Prioritas Nasional dan Daerah

Advertorial

Syahbudin Desak Pembangunan Jembatan Ju’uh–Nungka Demi Keselamatan dan Kemaslahatan Warga Tebing Tinggi

Advertorial

Rakoor TPK2D Bahas Peningkatan Kualitas Keluarga

Advertorial

Yamin Serahkan Medali Kepada Atlet Barongsai yang Raih Medali Emas di Ajang Porprov XII Kalsel Tahun 2025