KOTABARU, wasaka.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kotabaru mengadakan sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.
Sosialisasi mengangkat tema Peran Serta Lembaga Masyarakat Sebagai Mitra Pemerintah dalam Mendukung dan Mensukseskan Pilkada 2024, dilaksanakan di Ballroom Grand Surya Hotel, Senin (11/11).
Menghadirkan narasumber antara lain, Kejaksaan Negeri, Ketua Bawaslu, Ketua KPU, dan Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kotabaru.
Selain hadir Plh Sekretaris Daerah Kotabaru Hairul Aswandi, Ketua FKUB, Kasi Trantib, FKDM, FKUB, FPK, LSM, mahasiswa dan perwakilan dari organisasi masyarakat.
Kepala Bakesbangpol Kotabaru Melinda Ratna Agustina dalam penyampaian materinya mengatakan, terkait kegiatan ini Bakesbangpol merupakan legacy dengan nomenklatur kesatuan bangsa dan politik.
Baca Juga : Kepala DPMD Kotabaru Kembali Serukan Netralitas Kepala Desa, BPD Hingga RT Jelang Pilkada
Memiliki tupoksinya yaitu, people centered development yang meliputi pendidikan politik, wawasan kebangsaan dan bela negara.
Terfokus pada peningkatan kemandirian masyarakat, keadilan sosial, pengambilan keputusan partisipatif yang masuk pada sektor ekonomi politik dan sosial budaya.
“Dimana unsur politik yang diharapkan luber dan jurdil dengan beberapa kriteria,” ujar Melinda.
Memperkuat sistem ketatanegaraan yang demokratis, mewujudkan pemilu yang adil dan berintegritas, memberikan kepastian hukum dan mencegah duplikasi dalam pengarahan pemilu, serta mewujudkan pemilu yang efektif dan efisien.
Selain, sosial budaya dengan berkomitmen untuk pemilu yang bermartabat attitude adab, etika, iq dan niat.
Sementara Plh Sekretaris Daerah Hairul Aswandi memberikan apresiasi semua pihak yang ikut berpartisipasi hingga terlaksana sosialisasi ini.
Menurut Hairul, penting dilaksanakan sosialisasi mengingat semakin dekat pelaksanaan pilkada. Sehingga bisa dipastikan proses demokrasi akan berjalan lancar, adil, dan transparan.
Tema diangkat dalam sosialisasi ini, tambah dia, sangat relevan dengan tantangan dihadapi bersama dalam penyelenggaraan pilkada. Sebab, pilkada bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab semua.
“Kita, masyarakat dan lembaga yang ada di sekitar bagian untuk menciptakan pilkada yang demokratis, aman, dan berkualitas. Peran serta lembaga/masyarakat sangat diperlukan,” ujarnya.
Pemerintah daerah terus berkomitmen menyediakan segala sarana prasarana dibutuhkan dalam mendukung pelaksanaan pilkada yang aman dan damai.
“Keberhasilan ini tidak akan tercapai tanpa dukungan penuh semua pihak, baik masyarakat, lembaga, maupun seluruh pemangku kepentingan lainnya,” pungkasnya.(rud)














