Home / Banjarmasin / Berita Terkini / News / Pendidikan

Senin, 9 Desember 2024 - 11:26 WIB

Senat Mahasiswa FTK UIN Antasari Banjarmasin Gelar Pekan Legislatif

BANJARMASIN, wasaka.id – Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Antasari Banjarmasin menyelenggarakan Pekan Legislatif 7 sampai 8 Desember 2024 di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Peran dan Partisipasi Mahasiswa dalam Dinamika Legislatif Kampus”, dirancang untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang fungsi legislatif di kampus serta meningkatkan keterampilan mereka dalam penyusunan kebijakan dan advokasi.

Ketua pelaksana, Cherry Yani Nurul Fadillah, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran penting bagi mahasiswa.

“Kami berharap peserta mampu memahami proses legislatif di organisasi mahasiswa, sekaligus terampil dalam menyusun peraturan dan mengadvokasi kebijakan yang relevan,” ujar Cherry.

Rangkaian Pekan Legislatif meliputi tiga sesi diskusi yang menghadirkan pemateri Kelegislatifan, oleh M. Ramadhani Rahman, membahas peran legislatif dalam organisasi mahasiswa dan tata kelola kampus.

Kemudian Legislatif Drafting, oleh Trenadi Prasetia, yang menjelaskan teknik penyusunan dokumen legislatif secara sistematis dan profesional.

Selanjutnya Aspirasi dan Advokasi, oleh M. Maulana Malik Ibrahim, yang memaparkan strategi penyampaian aspirasi serta teknik advokasi yang efektif.

Baca Juga : Mahasiswa dan Dosen UNISKA Kenalkan “Personal Branding” di SMK Negeri 3 Banjarmasin

Sebagai bagian dari kegiatan, Pekan Legislatif juga mengadakan lomba karya tulis ilmiah bertema “Menyuarakan Aspirasi melalui Karya Tulis Ilmiah”. Lomba ini dibagi menjadi tiga subtema, yaitu Bidang Akademik, Bidang Sarana dan Prasarana, serta Bidang Kemahasiswaan.

Para pemenang lomba adalah: juara 1; Nor Aminah (Jurusan Manajemen Pendidikan Islam). Juara 2; Almaeida Rahmah (Jurusan Bimbingan Konseling dan Penyuluhan Islam). Juara 3; Ilham Alzatunnajah Fahmi (Jurusan Manajemen Pendidikan Islam).

Ketua Senat Mahasiswa FTK, Muhammad Nur Alif Agza, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, termasuk Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dilingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang mendelegasikan peserta dari setiap jurusan, serta LDK Nurul Fata yang mengisi pembukaan dengan pembacaan Kalam Ilahi.

Acara ini resmi dibuka oleh Wakil Dekan 3 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin, Hj. Tarwilah, M.Ag., yang menekankan pentingnya pemahaman legislatif bagi mahasiswa. “Kemampuan memahami dinamika legislatif sangat penting untuk mendukung pengembangan kapasitas kepemimpinan mahasiswa,” tuturnya.

Muhammad Nur Alif Agza berharap Pekan Legislatif memberikan dampak positif bagi peserta.

“Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran untuk memperkuat peran mahasiswa dalam dinamika legislatif kampus sekaligus menciptakan tata kelola organisasi yang demokratis dan inklusif,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya Pekan Legislatif, Senat Mahasiswa FTK UIN Antasari Banjarmasin berharap mahasiswa semakin aktif berpartisipasi dalam membangun tata kelola kampus yang lebih baik.(mna/wasaka.id)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kuasa Hukum Aditya-Abdullah Angkat Bicara Pasca Pembatalan Pencalonan Walikota-Wakil Walikota Banjarbaru Oleh KPU
PT BPP menggelar buka puasa bersama anak yatim dan masyarakat sekitar yang rutin digelar setiap tahun di bulan Ramadan. (Foto : Istimewa)

Berita Terkini

PT BPP Ajak Anak Yatim dan Masyarakat Sekitar Perusahaan Berbuka Puasa Bersama Para Ulama

Barito Putera

Jelang Laga Barito Putera Hadapi Persipa Palu, Owner: Tetap Istiqomah

Advertorial

Hari Guru Nasional 2024 di Sungai Loban Dimeriahkan Berbagai Kegiatan

Advertorial

Lanjutkan Safari Ramadan, Bupati Kotabaru Serahkan Bantuan di Kecamatan Pulau Laut Sigam

Berita Terkini

Reshuffle Kabinet: ⁠Erick Thohir, Menpora Baru di Kabinet Merah Putih

Banjarmasin

Haul ke-220 Datu Kelampayan Hasnur Group Kembali Berikan Dukungan

Banjarmasin

Gudang Barang Bekas di Kuin Utara Terbakar, Pemilik Rugi Ratusan Juta