Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu

Jumat, 13 Desember 2024 - 17:52 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Bentuk PPATBM di Tingkat Desa dan Kelurahan

BATULICIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) menggelar kegiatan Pembentukan Perlindungan Perempuan dan Anak terpadu berbasis Masyarakat (PPATBM) Desa dan Kelurahan di Kabupaten Tanah Bumbu, di Gedung TP PKK Kapet, Rabu (11/12).

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar diwakili oleh Kepala DP3AP2KB Erli Yuli Susanti melalui Sekretaris DP3AP2KB, Kartini membuka secara resmi pembentukan PPATBM.

“Melalui momentum ini, semoga menjadi upaya kita untuk terus bekerja dan berdoa demi mewujudkan keberhasilan pembangunan daerah,” ungkapnya dalam kegiatan yang turut dihadiri Camat se-Kabupaten Tanah Bumbu, para Lurah dan Kepala Desa serta Forkopimda dan tamu undangan.

Sebagaimana diketahui bersama, katanya, perempuan dan anak sering kali menjadi kelompok rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.

Berbagai permasalahan seperti kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, pekerja anak, dan pernikahan dini, menjadi isu yang memprihatinkan di berbagai wilayah. Hal ini bukan merupakan tanggung jawab pemerintah saja melainkan tanggung jawab semua pihak.

Oleh karenanya, PPATBM hadir sebagai inisiatif bertujuan untuk membangun sistem perlindungan perempuan dan anak dengan memberdayakan masyarakat sebagai ujung tombaknya.

“Konsep ini bertumpu pada semangat gotong royong, masyarakat menjadi pelaku utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan bebas dari kekerasan. Pembentukan PPATBM di desa dan kelurahan merupakan langkah yang strategis untuk menguatkan peran komunitas lokal dalam melindungi perempuan dan anak,” ujarnya.

Baca Juga : Bimtek Peningkatan Kapasitas Kelembagaan PUG, DP3AP2KB Tanbu Wujudkan Indonesia Emas

Bupati mengharapkan dengan pembentukan PPATBM ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak, memberikan ruang kepada korban untuk mendapat pendampingan dan perlindungan yang tepat, serta mencegah terjadinya kekerasan sejak dini, terkhusus melalui edukasi dan sosialisasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dengan ini, Bupati mengajak seluruh pihak, baik Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, organisasi perempuan hingga generasi muda untuk bersinergi mendukung pembentukan dan keberlanjutan PPATBM.

“Jangan biarkan perempuan dan anak kita, menjadi korban karena lemahnya perhatian kita, jadikan desa dan kelurahan. Sebagai garda terdepan dalam menciptakan perubahan positif bagi kesejahteraan bersama,” pesan Bupati.

Materi disampaikan oleh narasumber yaitu Kepala DP3AP2KB Erli Yuli Susanti melalui Sekretaris DP3AP2KB Kartini, Polres Unit PPA dan Seorang Psikolog Klinis dari rumah sakit setempat.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Balangan, Hj. Sri Huriyati Ajak Warga Balangan Maknai Idul Adha dengan Semangat Berbagi

Advertorial

Pemrov Kalsel dan Kabupaten Barito Kuala Siap Bersinergi untuk Pembangunan Daerah

Advertorial

Direksi dan Relawan PLN Turun Langsung Pastikan Percepatan Pemulihan Fasilitas Umum di Aceh

Advertorial

Kado HUT RI, PLN Salurkan Bantuan Pasang Listrik Gratis 2.821 Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Ingin Anggota Paskibra Diberi Bonus Tamasya

Advertorial

Balangan Percepat Persiapan Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital 2026

Advertorial

PLN Siagakan 1389 Personil Jaga Keandalan Penyaluran Listrik di Seluruh Kalimantan

Advertorial

Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional