PSM Makassar Memainkan 12 Pemain Barito Putera Protes Keras ke Komdis PSSI

Foto bukti laporan yang disampaikan Manajemen Barito Putera sebagai bentuk protes karena PSM Makassar menurunkan 12 pemain. (Foto : iastimewa)

Foto bukti laporan yang disampaikan Manajemen Barito Putera sebagai bentuk protes karena PSM Makassar menurunkan 12 pemain. (Foto : iastimewa)

BANJARMASIN, wasaka.id – PS Barito Putera memberikan protes keras kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tembusan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Komisi Wasit.

Protes itu dilakukan kerena PSM Makassar memainkan 12 pemain di menit-menit akhir pertandingan, hingga peluit panjang dibunyikan. Tak pelak keributan kecil mewarnai akhir laga antara PSM Makassar dan Barito Putera di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (22/12).

Insiden yang mengundang kontroversi ini memancing respons keras dari kubu Barito Putera. Tak ingin tinggal diam, manajemen Barito Putera langsung melayangkan surat protes resmi yang ditembuskan langsung ke PSSI.

Surat tersebut dilengkapi bukti berupa foto dan video yang menunjukkan pelanggaran yang terlihat bahwa PSM Makassar menurunkan 12 pemain.

Manajer Barito Putera, Ikhsan Kamil, mengungkapkan, pihaknya langsung meminta klarifikasi kepada pengawas pertandingan usai laga. Namun, jawaban yang diterima justru membuatnya semakin yakin untuk membawa kasus ini ke meja Komdis PSSI.

“Kami sudah melayangkan protes sejak di lapangan, bahkan berbicara langsung dengan wasit. Tetapi wasit menyerahkan sepenuhnya kepada match commissioner,” ujarnya.

“Karena itu, tadi malam kami kirimkan surat protes lengkap dengan bukti-bukti,” sambungnya.

Baca Juga : PS Barito Putera Akan Melakukan Pemrombakan Pemain Sebelum Menjalani Putaran Kedua Liga 1

Lebih lanjut, Ikhsan menekankan pentingnya tindakan tegas dari PSSI terhadap pelanggaran berat ini.

Menurutnya, kejadian ini harus menjadi pelajaran tidak hanya bagi perangkat pertandingan, tetapi juga bagi setiap tim untuk lebih teliti mengelola jumlah pemain di lapangan.

“Ini adalah pelanggaran serius. Kami berharap PSSI menegakkan aturan sesuai regulasi. Kejadian ini juga menjadi pengingat agar setiap tim tidak hanya bergantung pada pengawasan perangkat pertandingan, tetapi juga disiplin dalam mengontrol timnya sendiri,” tuturnya.

Sesuai dengan regulasi, memainkan lebih dari 11 pemain di lapangan merupakan pelanggaran berat. Berdasarkan Pasal 28, tim yang terbukti bersalah terancam dinyatakan kalah dengan skor 3-0, serta diwajibkan membayar denda.

Hingga berita ini ditulis, PSSI belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Namun, kasus ini menjadi sorotan utama pecinta sepak bola Tanah Air, yang menanti tindakan tegas untuk menjaga integritas kompetisi.(ran)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Syamsudin Noor Dilantik Jadi Wakil Ketua II DPRD Balangan

Banjarmasin

Gunakan Peci Hitam CEO PS Barito Putera Mencoblos di TPS 08 Melayu

Banjarmasin

Polresta Banjarmasin Gelar Sispamkota Amankan Jalannya Pemilu

Banjarmasin

Hasnur Group Perkuat Kolaborasi dan Gaungkan Semangat Barito Putera Bersama Awak Media di Kalsel

Banjarmasin

Gelar Pelatihan Wasit Bersertifikasi S1, PSTI Kalsel Siap Menyongsong Even Nasional

Barito Putera

Dapat Jersey Bartio Putera, Rassya: Semoga Barito Juara Liga 1

Banjarmasin

Tingkatkan Respons Penanganan Bom, PLN IP UBP Barito Gelar Simulasi Tanggap Darurat bersama TNI AD
Peringati Hari Pers Nasional (HPN), PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan ikut serta dalam kegiatan donor darah. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Peringati Hari Pers Nasional ke-78, PLN dan PWI Kalteng Gelar Donor Darah