Home / Berita Terkini / Nasional / News

Selasa, 4 Februari 2025 - 11:24 WIB

Antre Gas Elpiji 3 Ibu Paruh Baya di Tangsel Meninggal Dunia Diduga Kelelahan

Rumah duka seorang warga yang meninggal dunia diduga kelelahan saat antre gas elpiji 3 kg di wilayah Tangerang. (Foto : Istimewa/net)

Rumah duka seorang warga yang meninggal dunia diduga kelelahan saat antre gas elpiji 3 kg di wilayah Tangerang. (Foto : Istimewa/net)

TANGERANG, wasaka.id – Diduga kelelahan saat antre gas elpiji 3 kg di wilayah Tangerang, Seorang ibu paruh baya bernama Yonih (62) meninggal dunia usai terjatuh sembari menenteng 2 tabung gas, Senin (3/2).

Warga Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu diduga kelelahan setelah sebelumnya mencoba mencari gas elpiji 3 kg untuk dirinya berjualan.

Sebelum meninggal, sekitar jam 10 pagi, Yonih meninggalkan rumah menuju agen gas elpiji terdekat yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya.

Namun sekitar pukul 11.00 WIB, ada warga yang melihat Yonih sudah jalan sempoyongan sembari membawa 2 tabung gas melon. Yonih sempat beristirahat duduk sebentar hingga akhirnya terjatuh dan tak sadarkan diri.

Warga yang melihat pun langsung berbondong-bondong membawanya ke rumah yang tak berapa jauh. Ibu berusia 62 tahun itu pun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.30 di rumah sakit terdekat.

“Tidak ada gejala apa-apa. Pagi kan dagang nasi uduk. Ngobrol sama saya soal gas, terus bilang infonya ada gas mau turun, ya sudah kita siap-siap,” kata Dedi, kerabat korban.

Dedi menduga, korban kelelahan saat mencari dan mengantre gas elpiji 3 kg. Sebab sebelum ikut mengantre dengan warga lain, Yonik harus bangun subuh, memasak nasi uduk dan lauk pauknya, hingga berjualan.

Setelah berjualan, dia harus mencari tabung gas melon atau LPG 3 kg yang membuatnya berdiri lama untuk mengantre. “Habis antre, kecapean, sempat duduk sebelum pulang. Enggak ada sakit sebelumnya,” katanya.

Aksi protes dan dorong sempat terjadi di pangkalan gas di Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Batuceper Kota Tangerang, Senin (3/2/2025). Kekecewaan warga yang tak mendapat jatah gas LPG 3 Kg menjadi pemicu adu mulut tersebut.

Awal mula warga kecewa, karena tabung gas yang sudah ditunggu-tunggu warga, malah dibilang habis oleh pengelola agen dan juga sopir truk pengangkut tabung gas. Akhirnya, ada salah satu warga yang melongok ke atas truk, melihat dan menduga bila ketersediaan gas yang masih berisi masih ada, namun ditumpuk dengan tabung gas yang sudah kosong.

Merasa kesal dibohongi, warga tersebut terlibat adu mulut dengan sopir truk pengangkut tabung.

“Itu kenapa ditutup? Tidak dikasih turun?” tanya warga.

“Itu bukan punya saya” jawab petugas

“Tapi kalian kerja yang benar!” kata warga bernama Linus.

Tiba-tiba saja, petugas tersebut mendorong bahu warga tersebut. Untungnya, petugas TNI dan Satpol PP yang memang berjaga di sekitar lokasi, langsung sigap memisahkan keduanya.

“Jadi gini, inikan stok masih ada, tapi katanya sudah habis. Gas-gas yang masih ada isinya, mereka tutupin pakai tabung gas yang enggak ada isinya,” ujar Linus.

Linus pun berharap, pemerintah secepat mungkin memecahkan permasalahan susahnya masyarakat memperoleh gas tabung 3 Kg ini. Pasalnya, gas tersebut diperuntukan bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari di dapur, melainkan juga berjualan.

Hingga akhirnya, kuota pembelian tabung gas tersebut dibuka kembali. Sehingga jadi banyak warga lain yang bisa membeli dan memperoleh tabung gas 3 Kg.(ran)

Editor : Amran

Share :

Baca Juga

Berita Terkini

Jokowi Ingin Basarnas Punya Alat Canggih Seperti Iron Man

Banjarmasin

Komitmen YN’S Center dari Tahun Ketahun: Khatam Al-Quran Sepanjang Ramadan

Advertorial

Sistem Kelistrikan Aceh Pulih, Seluruh Gardu Induk Beroperasi Normal, Kini PLN Lanjutkan Pemulihan Distribusi Hingga ke Masyarakat

Advertorial

TPPS Tanbu Lakukan Percepatan Penurunan Stunting

Banjarmasin

BSF ke-8 Resmi Dibuka, Wujud Nyata Tingkatkan Ekraf dan Lestarikan Kain Sasirangan

Advertorial

Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Bagi Pimpinan SKPD Tanah Bumbu

Advertorial

Arboretum Ayu Tirta Siapkan Lahan Penanaman untuk Peserta HPN 2025

Banjarmasin

Laga Derby Kalimantan, Barito Putera Siap Kalahkan Tim Beruang Madu di Stadion 17 Mei