Home / Berita Terkini / Religi

Senin, 7 April 2025 - 15:53 WIB

Wagub Kalsel Melihat Langsung Kitab yang Ditulis Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Diperkirakan Berusia 270 Tahun

Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman melihat langsung kitab yang ditulis tangan oleh Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau yang lebih dikenal dengan Datu Kelampayan.(Foto : Istimewa)

Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman melihat langsung kitab yang ditulis tangan oleh Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau yang lebih dikenal dengan Datu Kelampayan.(Foto : Istimewa)

MARTAPURA, wasaka.id – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulaiman, melihat langsung kitab yang ditulis tangan oleh ulama besar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau yang lebih dikenal dengan Datu Kelampayan.

Kitab yang diperkirakan berusia 270 tahun tersebut masih disimpan oleh KH Ahmadi Hamid. Kesempatan melihat tulisan tangan Datu Kelampayan itu disela Wakil Gunernur Kalsel menghadiri Haul ke-219 Datu Kelampayan yang digelar di Masjid Tuhfaturroghibin, Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Sabtu (5/4).

Kitab tersebut disimpan dengan sangat baik di kediaman KH Ahmadi Hamid, yang juga merupakan Ketua Panitia Haul ke-219. Rumah beliau berada tak jauh dari masjid tempat haul dilaksanakan.

Meski telah berusia lebih dari dua abad, kitab yang ditulis langsung oleh tangan Datu Kelampayan ini masih terjaga dengan sangat baik. Tulisan tangannya yang rapi dan artistik masih terlihat jelas, mencerminkan keindahan dan keahlian.

“Iya Masya Allah, takjub luar biasa, karena itu tulisan tangan beliau (Datu Kelampayan) langsung,” ujar Bang Hasnur dengan wajah penuh kekaguman.

Baca Juga : Wagub Kalsel Hadiri Puncak Haul ke-219 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

Ia mengungkapkan bahwa tulisan tangan Datu Kelampayan sangat rapi dan begitu indah. Bahkan, ia tidak menyangka seseorang bisa menulis dengan tingkat kerapian dan ukuran yang begitu kecil serta konsisten dari baris ke baris.

“Boleh dibilang secara mata saja sulit apalagi ditulis langsung, ukurannya sangat mikro sekali. Jadi keahlian beliau itu menunjukan selain keilmuannya luar biasa, tulisan tangannya juga memiliki nilai seni yang sangat luar biasa,” tuturnya.

Sebagai masyarakat Banua, Bang Hasnur yang juga Owner PS Barito Putera mengajak untuk merasa bangga dan bersyukur atas warisan luar biasa tersebut.

Kemudian, ia juga meminta untuk terus mentauladai Datu Kelampayan dalam kehidupan sehari – hari “dan melanjutkan kebaikan-kebaikan Datu Kelampayan,” tegasnya.

Sementara itu, KH Ahmadi Hamid menjelaskan bahwa kitab tersebut merupakan salah satu tulis tangan Datu Kelampayan yang membahas tentang aqidah. Ia memperkirakan usia kitab itu mencapai kurang lebih 270 tahun.

“Umurnya (kitab) kurang lebih 270 tahun, sampai sekarang masih ada dan Alhamdulillah tulisannya masih utuh tidak ada putus-putus,” ujarnya.

KH Ahmadi juga menyebutkan bahwa kitab tersebut hanyalah satu dari beberapa kitab tulisan tangan Datu Kelampayan yang masih tersimpan. Sebagian lainnya juga masih dijaga oleh para zuriat atau keturunan beliau.

“Jadi ini salah satu kitab tulisan tangan sidin (Datu Kelampayan) dan di tempat lain masih ada lagi,” pungkasnya.(ran)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Advertorial

Di Era Kepemimpinan Erik Thohir, PLN Sukses Menjaga Keandalan Pasokan Listrik saat MTQ Nasional di Samarinda

Advertorial

Penyelenggaraan Haji Beralih ke Kementerian Haji dan Umrah Kab. Kotabaru ,Kemenag Kotabaru Tetap Beri Dukungan

Advertorial

Wisata Literasi Meriahkan HUT PGRI dan KORPRI 2024 di SMAN 2 Kotabaru

Advertorial

Bupati Tanah Bumbu Mulai Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al-Falah

Barito Putera

Barito Putera Berada Diposisi Puncak Klasemen Usai Menang 1-2 Atas Tornado FC

Advertorial

Wakil Rakyat Balangan Komitmen Bangun Pretasi Pencak Silat

Advertorial

Wabup Herman Susilo Sholat Idul Fitri bersama Warga Handil Bakti