Home / Advertorial / DPRD Balangan

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:43 WIB

Komisi III DPRD Balangan Desak Perbaikan Jalan Amblas Lok Panginangan–Jimamun

Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Ansyari. (Foto : Istimewa)

Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Ansyari. (Foto : Istimewa)

PARINGIN, wasaka.id – Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Ansyari, mendesak pemerintah daerah segera menindaklanjuti kerusakan jalan penghubung Lok Panginangan–Jimamun di Kecamatan Lampihong yang dilaporkan amblas meski baru dibangun sekitar satu tahun lalu.

Menurut Hafis, kondisi jalan yang amblas tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu aksesibilitas masyarakat di wilayah tersebut.

“Jalan ini baru dibangun tahun lalu, tapi sekarang sudah amblas. Ini jelas mengindikasikan adanya masalah dalam perencanaan atau pelaksanaan pembangunan,” tegas Hafis saat ditemui di Paringin, Rabu (6/8).

Politisi PKS itu menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek infrastruktur, bukan sekadar melakukan perbaikan darurat. Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan teknis yang berujung pada buruknya kualitas konstruksi.

“Ini bukan hanya soal jalan rusak, tapi menyangkut tata kelola pembangunan dan akuntabilitas pelaksanaan proyek. Pemerintah harus serius, jangan tangani secara setengah hati,” ujarnya.

Baca Juga : DPRD Balangan Desak Perda Perlindungan Anak, Soroti Lemahnya Sistem yang Ada

Hafis menyebutkan bahwa jalan tersebut seharusnya masih berada dalam masa pemeliharaan dan menjadi tanggung jawab pihak kontraktor. Namun untuk memastikan hal itu, ia meminta agar dokumen kontrak proyek dibuka dan ditelusuri secara transparan.

“Jika masih dalam masa pemeliharaan, ini tanggung jawab rekanan. Kalau sudah lewat, pemerintah harus segera ambil alih dan memastikan proses perbaikannya dilakukan secara benar dan berkualitas,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Balangan, Rina Ariyani, mengonfirmasi bahwa kerusakan jalan disebabkan oleh bencana longsor. Ia menjelaskan bahwa proses penanganan kerusakan semacam itu berada di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Penanganan kerusakan akibat longsor harus melalui BPBD terlebih dahulu. Nantinya BPBD akan melaporkan kepada Bupati, kemudian diarahkan ke Dinas PUPR untuk penanganan teknis,” kata Rina.

Kasus ini menjadi sorotan publik di Balangan dan dinilai sebagai momentum untuk memperbaiki sistem pengawasan dan kualitas pembangunan infrastruktur daerah agar lebih berkelanjutan dan akuntabel.(adv/jaw)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Basarnas Gelar Rakor Penanganan Kecelakaan Perairan

Advertorial

Saiful Arif Dorong Disdukcapil Balangan Miliki Gudang Arsip Sesuai Standar

Advertorial

Wajah Baru Nusakambangan, Warga Binaan Makin Berdaya dengan FABA

Advertorial

Duta Perda Diharapkan Jadi Pelopor Taat Pada Aturan

Advertorial

Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan, Linda Wati Soroti Peran UMKM

Advertorial

Zulkipli Yadi Noor Ajak Panitia Perkuat Koordinasi Sukseskan MTQ Tingkat Provinsi

Advertorial

YBM Bersama Srikandi PLN Berbagi Berkah Ramadhan 1446 Hijriah Kepada Para Mustahik di Banjarbaru

Advertorial

Hari Jadi ke-22 Tanah Bumbu: Pesona Seni Tari dan Budaya yang Memukau, Bupati Bang Arul Minta Dilestarikan