Home / Advertorial / Pemkab Barito Kuala

Kamis, 11 September 2025 - 17:35 WIB

Pemkab Batola Gelar Rakor Bersama BPN dan Notaris Tingkatkan PAD dari BPHTB

Pemkab Batola) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten (BPN)Batola dan Notaris/PPAT se-Kabupaten Batola. (Foto: Istimewa)

Pemkab Batola) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten (BPN)Batola dan Notaris/PPAT se-Kabupaten Batola. (Foto: Istimewa)

MARABAHAN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar rapat koordinasi bersama Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten (BPN) Batola dan Notaris/PPAT se-Kabupaten Batola, di Marabahan, Rabu (10/9).

Kegiatan itu bertujuan memperkuat sinergi dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batola Wiwien Masruri mengatakan, beberapa hari sebelumnya pihaknya telah melakukan audiensi dengan bupati.

Menurutnya, bupati menginginkan adanya silaturahmi dengan para notaris sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan dari BPHTB.

“Alhamdulillah kita bisa berkumpul hari ini. BPHTB merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar daerah. Tentunya hal ini tidak lepas dari kerja sama dan kerja keras para notaris ikut memberikan kontribusi nyata bagi Batola,” ujar Wiwien.

Baca Juga : Bupati Barito Kuala Lantik Pejabat Administrator Dan Struktural, Dorong Peningkatan Kinerja Pelayanan Publik

Dia menambahkan, di tengah kondisi keuangan tahun 2025 penuh tantangan, pemerintah daerah sangat didorong untuk terus menggali potensi PAD.

Selain BPHTB, sebut dia, sektor sungai juga menjadi fokus pengembangan yang diharapkan mampu meningkatkan penerimaan daerah.

Sementara itu, Bupati Batola H Bahrul Ilmi dalam arahannya menekankan, pentingnya ketegasan dan kepastian hukum terkait pertanahan.

Menurutnya, banyak persoalan timbul akibat tumpang tindih lahan dan tanah kosong dibiarkan terlalu lama.

“Notaris memiliki peran penting karena menjadi ujung tombak masyarakat dalam pengesahan jual beli tanah. Kami berharap semakin banyak sertifikat tanah yang terbit, karena hal ini tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, tetapi juga berdampak positif bagi PAD,” tegasnya.

Bupati juga menginginkan percepatan proses penerbitan sertifikat tanah karena masih banyak faktor menjadi hambatan bagi masyarakat.

Oleh karena itu, dia berharap, sinergi antara notaris dan BPN dapat semakin solid demi memperlancar proses tersebut.

“Semakin tertib administrasi pertanahan, semakin jelas pula kepemilikan tanah masyarakat. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Acara diikuti oleh seluruh Notaris/PPAT se-Kabupaten Batola diisi dengan diskusi dipandu langsung oleh Kepala BP2RD Batola Wiwien Masruri dengan menghadirkan narasumber Kepala Kantor BPN Batola Noorrita Dahlia.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kotabaru Kenalkan Bahan Pangan Lokal, Dengan Festival B2SA

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Tekankan Sinergi dalam Penyusunan RPJMD 2025–2029

Advertorial

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Dedikasi Kepala Lapas Batulicin dalam Pisah Sambut Pemimpin Baru

Advertorial

Di Hadapan Guru Mulkani, GM PLN Sampaikan Kondisi Kelistrikan di Kalsel Selama Ramadan

Advertorial

Berhadiah Total Rp480 Juta, Waktu Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Masih Dua Pekan Lagi

Advertorial

Safari Ramadhan di Teluk Tamiang, Bupati Muhammad Rusli Serahkan Berbagai Bantuan dan Tegaskan Program Prioritas

Advertorial

Hadiri Peringatan May Day 2025, Anggota DPRD Kotabaru: Buruh Tulang Punggung Pembangunan

Advertorial

DPRD Balangan Soroti TPA Mampari, Dorong Desa Terapkan Pengolahan Sampah 3R, Begini Kata Wakil Rakyat