MARTAPURA, wasaka.id – Banjir yang melanda sejumlah wilayah tidak menyurutkan langkah anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar H.M Bambang Heri Purnama untuk turun langsung ke lapangan.
Di tengah genangan air yang masih merendam permukiman warga khususnya di lima desa di Kabupaten Banjar, H.M Bambang Heri Purnama menyerahkan bantuan kemanusiaan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terdampak hingga malam hari.
Didampingi relawan dan kepala desa setempat, Sekretaris DPD Partai Golkar Kalsel ini juga menyusuri sejumlah posko bantuan dan dapur umum untuk memastikan bantuan diterima secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang Heri Purnama juga berdialog dengan warga, mendengarkan keluhan serta kebutuhan mendesak yang mereka hadapi akibat banjir.
Sejumlah warga menyampaikan harapan terkait penanganan banjir jangka panjang, perbaikan drainase, serta bantuan lanjutan bagi korban yang kehilangan harta benda.
“Ini kami rutin ya, karena ini daerah konstituen saya juga dan ada laporan, tentunya kita ikut prihatin dengan kondisi ini, kemudian kita membantu meringankan kesusahan masyarakat di sini,” ujarnya, Sabtu (10/1).
Baca Juga : Golkar Kalsel Salurkan Bantuan di Tunggul Irang Martapura, Warga Terdampak Banjir Ucapkan Terima Kasih
Menurut Bambang, Desa Gudang Tengah merupakan salah satu wilayah yang hampir selalu terendam setiap kali banjir datang.
Untuk itu, kehadirannya tak hanya untuk melihat kondisi, tetapi juga memastikan warga mendapat perhatian, termasuk melalui pembukaan dapur umum untuk membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat.
“Pastinya ini kegiatan rutin, karena kawasan ini kalau banjir pasti tenggelam dan mereka membuka dapur umum di sini untuk kita berbagi serta memberikan perhatian kepada warga,” ungkapnya.
Bambang juga menegaskan komitmennya untuk terus membantu warga terdampak banjir. Dari hasil perbincangannya bersama Pembakal (Kepala Desa).
Dia mendorong agar ke depan ada sosialisasi dan perhatian khusus terhadap pembangunan rumah dan kantor, terutama terkait ketinggian bangunan.
“Di sini saya lihat dulu jalannya tenggelam, tapi sekarang sudah ditinggikan, dan sudah dua kali dilakukan pengaspalan, tapi rumah-rumah warga di samping masih tenggelam,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Gudang Tengah, Muhammad Sapwan, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Bambang Heri Purnama. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat tersebut bukan kali pertama.
“Beliau bukan satu kali ini saja membantu kami di sini, tetapi hampir setiap kali ada banjir atau bencana beliau turun dan datang langsung melihat kondisi kami di sini,” ucap Sapwan.
Baca Juga : Partai Golkar Kalsel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar dan Balangan
Sapwan pun berharap, sebagai anggota DPR RI, Bambang Heri Purnama dapat menyampaikan aspirasi warga Sungai Tabuk, khususnya Gudang Tengah, ke pemerintah pusat.
Ia menilai program bedah rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) perlu disesuaikan dengan kondisi wilayah langganan banjir.
“Harapannya, program bedah rumah tidak hanya mengutamakan pembangunan atap, lantai, dan dinding saja, tetapi juga bisa meninggikan pondasi bangunan warga yang setiap tahunnya terendam banjir,” harapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa banjir di Desa Gudang Tengah telah berlangsung lebih dari 10 hari, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
Bahkan, menurutnya, banjir tahun ini lebih dalam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meski akses jalan utama kini sudah aman karena telah ditinggikan.
“Intinya kami sangat berterima kasih kepada Pak Bambang karena beliau selalu perhatian kepada kami masyarakat, tidak hanya di sini, tapi juga di desa-desa lainnya,” bebernya.
Sementara, di empat desa lainnya yakni Desa Penjambuan, Lokbaintan
Sungai Bakung, dan Sungai Tandipah Bambang Heri Purnama juga tak segan turun langsung ke lokasi banjir untuk menyerahkan bantuan.
Masyarakat di empat desa tersebut juga menyampaikan terim kasih atas bantuan yang diserahkan. Karena paket bantuan semboko tersebut sangat diperlukan mengingat akses mereka untuk pergi ke pasar masih belum bisa akibat genangan banjir.(ran)














