Home / Banjarmasin / Barito Putera / Bola & Sports

Senin, 27 April 2026 - 20:22 WIB

Laga Penutup Liga 2, Tiga Tim Akan Bermain Secara Bersamaan, Suporter Barito Putera Minta Wasit Asing

BANJARMASIN, wasaka.id – Laga penutup kompetisi Liga 2 dipastikan berlangsung serentak, menghadirkan tensi tinggi bagi tiga tim yang masih bersaing memperebutkan promosi ke Liga 1. Pertandingan yang digelar secara bersamaan ini menjadi penentu nasib masing-masing tim yakni PSS Sleman, Persipura Jayapura dan barito Putera.

Ketiganya dijadwalkan menjalani laga terakhir secara bersamaan pada Minggu sore (3/5), yang membuat situasi semakin krusial.

Situasi ini pun mendapat perhatian besar dari para suporter, termasuk pendukung setia Barito Putera. Mereka berharap seluruh pertandingan berjalan dengan adil dan profesional, mengingat hasil akhir akan sangat bergantung pada keputusan-keputusan penting di lapangan.

Suporter Barito Putera secara khusus menyuarakan permintaan agar laga penentuan ini dipimpin oleh wasit asing. Langkah tersebut dinilai dapat meminimalisir potensi kontroversi serta menjaga integritas pertandingan.

Mereka menginginkan adanya standar kepemimpinan yang netral dan bebas dari tekanan, mengingat besarnya kepentingan di laga terakhir ini.

Saat ini, klasemen sementara Grup Timur dipimpin oleh PSS Sleman dengan 53 poin, diikuti Persipura Jayapura dengan poin yang sama, sementara Barito Putera membuntuti dengan 50 poin.

Pada laga penentuan, PSS Sleman akan menghadapi PSIS Semarang, Persipura Jayapura melawan Persiku Kudus, sedangkan Barito Putera menjamu Persipal Palu.

Melihat ketatnya persaingan, sejumlah suporter mengharapkan seluruh pertandingan penting tersebut dipimpin oleh wasit asing guna menjaga integritas laga.

Salah satu suporter, Norman menilai, penggunaan wasit asing menjadi langkah antisipatif agar pertandingan berjalan adil.

“Memasuki pekan terakhir, khususnya Grup Timur, ada tiga tim yang berpeluang promosi ke Liga 1. Dengan kondisi ini, alangkah baiknya ketiga laga tersebut dipimpin oleh wasit asing,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Baca Juga : HUT ke-38 Barito Putera di Stadion 17 Mei Digelar Sederhana

Ia menambahkan, kehadiran wasit asing diyakini dapat meminimalisir potensi kecurangan di lapangan.

“Ini perlu, sebab wasit asing setidaknya bisa mengurangi potensi kecurangan dan lebih adil di lapangan,” lanjutnya.

Norman juga menegaskan kekhawatiran suporter terhadap kemungkinan praktik yang merugikan tim tertentu, seperti pengaturan skor.

“Kita tidak ingin ada ‘main sabun’, pengaturan skor, atau hal lain yang merugikan tim. Jangan sampai laga penutup ini ternodai mafia sepak bola,” tegasnya.

Hal serupa disampaikan suporter lainnya, Amang Kandar, yang berharap laga penentuan berjalan dengan menjunjung tinggi fair play.

“Sebagai suporter, kami berharap laga terakhir yang krusial ini dipimpin wasit asing, karena peluang ketiga tim masih sama besar,” ucapnya.

Menurutnya, kepemimpinan wasit yang netral akan sangat menentukan kualitas pertandingan.

“Yang pasti, ini akan memastikan apakah pertandingan berjalan fair atau tidak. Kami tidak ingin ada keputusan yang aneh-aneh,” pungkasnya.(ran)

Share :

Baca Juga

Berita Terkini

Shin Tae-yong Jamin Timnas Indonesia Bakal Kerja Keras Hadapi Filipina

Banjarmasin

Begini Tanggapan Manajemen Barito Putera dan Panpel Terkait Perihal Wakil Ketua DPRD Banjar

Banjarmasin

Tekad Kuat Sang Laskar Antasari Pertahankan Puncak Klasemen

Banjarmasin

Rangkain HUT ke-61 Partai Golkar, Hasnuryadi Ajak Seluruh Kader Teladani Nilai Perjuangan Pahlawan dan Tokoh Partai

Berita Terkini

96 Tahun PSSI, Hasnuryadi Dorong Transformasi Sepak Bola Menuju Piala Dunia 2030

Banjarmasin

Muhidin-Hasnur Terima Rekomendasi DPP Demokrat, Syarat 11 Kursi Sudah Terpenuhi

Banjarmasin

Barito Putera Menyapa Banua: Warga Bati Bati Bangga dengan Skuad Laskar Antasari

Banjarmasin

Muhidin-Hasnur didukung Ustadz dan Ustadzah, Elyana: Penambah Semangat Luar Biasa