BANJARMASIN, wasaka.id – Hasnuryadi Sulaiman resmi menjabat Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan periode 2026-2030. Penetapan pucuk pimpinan KONI Kalsel ditetapkan melalui Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) digelar Hotel Aria Barito Banjarmasin, Sabtu (4/7).
Hasnuryadi Sulaiman akrab disapa Bang Hasnur menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua KONI Kalsel sebelumnya, H.M Bambang Hery Purnama, yang dinilai berhasil membawa kemajuan olahraga Banua selama memimpin organisasi tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bambang Hery Purnama atas segala saran, bimbingan, dan dedikasinya. Beliau memimpin sejak 2015 hingga 2026, dan saya akan melanjutkan berbagai capaian yang telah diraih selama kepemimpinan beliau,” ujar Hasnuryadi.
Ia berharap hubungan baik dengan kepengurusan sebelumnya tetap terjalin sehingga program-program yang telah berjalan dapat diteruskan dan ditingkatkan.
Menurutnya, di bawah arahan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, pembinaan olahraga di Banua harus semakin kuat seiring rencana pembangunan stadion bertaraf internasional di Kalimantan Selatan.
“Keinginan Bapak Gubernur membangun stadion internasional harus diiringi dengan peningkatan prestasi dan pembinaan atlet, sehingga atlet Kalimantan Selatan mampu berprestasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” katanya.
Baca Juga : Atlet Panjat Tebing Kelompok Umur Kalsel Berlaga di Kejurnas 2026, Ini Harapan Hasnuryadi
Selain peningkatan prestasi, Hasnuryadi menegaskan kesejahteraan atlet menjadi salah satu perhatian utama kepengurusan baru. Menurutnya, atlet berprestasi harus mendapatkan perhatian agar tidak berpindah membela daerah lain.
“Tidak kalah penting adalah kesejahteraan atlet harus lebih diperhatikan agar mereka tidak pindah ke provinsi lain. Mereka juga harus tetap mendapat dukungan untuk pendidikan dan masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Bambang Hery Purnama mengungkapkan banyak atlet Kalimantan Selatan yang meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut menjadi incaran sejumlah provinsi lain.
Karena itu, ia menyarankan kepengurusan baru segera melakukan pendataan terhadap atlet-atlet peraih medali emas, perak, maupun perunggu sebagai langkah mempertahankan atlet potensial Banua.
“Kalau tidak kita perhatikan, mereka bisa direkrut provinsi lain. Saya menyarankan pengurus baru segera mendata atlet-atlet peraih medali agar mereka benar-benar mendapat perhatian,” ujarnya.
Baca Juga : 96 Tahun PSSI, Hasnuryadi Dorong Transformasi Sepak Bola Menuju Piala Dunia 2030
Ia juga menyebut KONI Kalsel ke depan akan membentuk tim pengawas sebagai bagian dari upaya meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga di Kalimantan Selatan.
Di sisi lain, Wakil Ketua II KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Sudarmo meminta, kepengurusan baru segera menyusun struktur organisasi agar roda organisasi dapat berjalan optimal.
Ia juga mendorong pengurus KONI Kalsel memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun pengurus sebelumnya.
“Kami berharap KONI Kalimantan Selatan menjadi organisasi yang mandiri, transparan, profesional, dan berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga. Kekompakan, semangat kekeluargaan, serta tata kelola organisasi yang baik harus terus dijaga,” pungkasnya.(ran)













