PALANGKARAYA, wasaka.id – PT PLN (Persero) menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui aksi cepat Tim Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Palangkaraya yang turun langsung membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, pada Minggu (26/7). Aksi tersebut dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran yang berpotensi mengancam lingkungan sekitar sekaligus infrastruktur ketenagalistrikan.
Kebakaran terjadi di sekitar span tower 259 hingga 261 jalur transmisi 150 kV Mintin–Palangkaraya. Menyadari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan apabila api terus meluas, Tim PLN segera menuju lokasi dan bersama unsur terkait melakukan upaya pemadaman agar kobaran api dapat segera dikendalikan.
Di tengah kepulan asap dan medan gambut yang sulit dilalui, Tim PLN memanggul peralatan pemadaman untuk mencapai titik api. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat personel untuk membantu mengendalikan kebakaran hingga api berhasil dipadamkan dan kondisi di sekitar jalur transmisi kembali aman.
Manager ULTG Palangkaraya, Erik Juni Hartanto, mengatakan bahwa begitu menerima informasi adanya kebakaran di sekitar jalur transmisi, timnya langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman.
“Medan yang sulit membuat personel harus memanggul peralatan pemadaman sambil menyusuri area yang dipenuhi asap untuk mencapai titik api. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi semangat tim untuk membantu mengendalikan kebakaran bersama unsur terkait agar api tidak semakin meluas. Bagi kami, setiap menit sangat berarti untuk mencegah api mendekati jalur transmisi maupun menyebar ke area yang lebih luas,” ujar Erik.
Manager PLN UPT Palangkaraya, Eko Prasetyo, mengatakan bahwa keterlibatan personel PLN dalam penanganan karhutla merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekaligus tanggung jawab dalam menjaga pelayanan kepada masyarakat.
“Karhutla masih menjadi tantangan serius di Kalimantan Tengah. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi), hingga tahun 2026 luas lahan yang terbakar telah mencapai lebih dari 3.069 hektare. Kondisi ini membutuhkan kepedulian dan kolaborasi seluruh pihak. Karena itu, ketika kebakaran terjadi di sekitar jalur transmisi, personel kami tidak tinggal diam. Mereka segera bergerak bersama unsur terkait untuk membantu mengendalikan api sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus melindungi infrastruktur ketenagalistrikan yang menjadi objek vital nasional,” ujar Eko.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“PLN percaya bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang selalu sigap ketika dibutuhkan dan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadapi potensi bencana, termasuk karhutla. Melalui aksi nyata seperti ini, kami ingin memastikan kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui listrik yang andal, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Riko.
Aksi cepat Tim PLN di Tumbang Nusa menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui tindakan nyata. Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong, PLN terus mendukung berbagai upaya penanggulangan karhutla guna meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat, dan infrastruktur ketenagalistrikan, sekaligus mempertegas komitmen perusahaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat ketika dibutuhkan.(adv/zai)














