Home / Advertorial / DPRD Balangan / Kesehatan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:26 WIB

DPRD Balangan Soroti Klaim BPJS dan Kekosongan Obat, Pansus Pelayanan Kesehatan Bisa Dibentuk

PARINGIN, wasaka.id – DPRD Kabupaten Balangan menyoroti persoalan pelayanan kesehatan di sejumlah Puskesmas, mulai dari klaim BPJS Kesehatan yang belum dapat dibayarkan hingga kekosongan obat.

Persoalan tersebut mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Balangan, Senin (10/8). Rapat dihadiri hampir seluruh anggota DPRD Balangan, perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Barabai, RSUD Datu Kandang Haji, Dinas Kesehatan Balangan, serta kepala Puskesmas se-Kabupaten Balangan.

Dalam RDP, terungkap adanya klaim BPJS Kesehatan dari sejumlah Puskesmas yang belum dapat diproses. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu operasional dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain persoalan klaim, DPRD juga menerima keluhan terkait kekosongan obat di sejumlah Puskesmas.

Pimpinan rapat, Wakil Ketua I DPRD Balangan, M. Rizkan, menegaskan bahwa persoalan administrasi tidak boleh sampai menghambat pelayanan kepada masyarakat.

“Berdasarkan aturan, untuk melakukan akreditasi Puskesmas harus melakukan pelayanan selama 12 bulan. Kalau tidak bisa melakukan pelayanan atau klaim BPJS, untuk apa penandatanganan kerja sama dilakukan lebih dulu,” ujarnya.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Balangan Saksikan Barabai Street Fight, Apresiasi Sidik dan Dorong Event Serupa Digelar di Balangan

Menurut Rizkan, DPRD tidak ingin persoalan antara Puskesmas dan BPJS Kesehatan berlarut-larut hingga berdampak terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Barabai, Nancy Agitha, menjelaskan pihaknya telah mengambil kebijakan agar proses klaim Puskesmas tetap dapat dilakukan melalui penandatanganan surat pernyataan.

Dalam kebijakan tersebut, Puskesmas menyatakan kesediaan mengembalikan dana apabila di kemudian hari ditemukan adanya persoalan dalam proses audit.

“Kebijakan itu yang sudah saya ambil. Kami berkomitmen tidak melakukan audit dari internal, tetapi kami tidak bisa menghalangi pihak luar seperti BPK maupun BPKP untuk melakukan audit,” jelasnya.

Besarnya persoalan klaim juga disampaikan Kepala Puskesmas Awayan, dr. Whimpy. Ia mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari Rp100 juta klaim BPJS Kesehatan yang belum dapat dibayarkan.

Jika digabungkan dengan tiga Puskesmas rawat inap di Kecamatan Awayan, Batumandi dan Lampihong, total klaim yang belum dapat diproses diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.

“Dari tiga Puskesmas rawat inap Kecamatan Awayan, Batumandi dan Lampihong kurang lebih Rp300 juta yang belum bisa diklaim BPJS. Jika itu pengembalian, akan memberatkan APBD,” ungkapnya.

Baca Juga : Saiful Arif Dorong Podcast Parlementaria DPRD Balangan Terus Dikembangkan

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan memastikan persoalan ketersediaan obat mulai ditangani. Obat-obatan untuk Puskesmas disebut sudah dapat disediakan dan mulai didistribusikan setelah adanya nota bon dari Puskesmas.

Namun, DPRD Balangan menegaskan persoalan pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti pada rapat dan pembahasan administratif semata. Penyelesaian konkret dinilai harus segera dilakukan agar masyarakat tidak menjadi pihak yang dirugikan.

Jika persoalan klaim BPJS, ketersediaan obat, dan pelayanan kesehatan tidak kunjung menemukan solusi, DPRD Balangan meminta Pemerintah Daerah mempertimbangkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) pelayanan kesehatan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurai akar persoalan secara menyeluruh, termasuk mengevaluasi sistem pelayanan, mekanisme klaim BPJS, ketersediaan obat, hingga koordinasi antara Puskesmas, Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan.

DPRD Balangan berharap persoalan tersebut segera diselesaikan secara bersama-sama sehingga pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan optimal dan persoalan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.(adv/jaw)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Penghijauan Kalsel, PLN Salurkan Seribu Bibit Pohon di Tahura Sultan Adam

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Awaludin Apresiasi Pemda Kotabaru atas Penerimaan Penghargaan TOP BUMD Award 2026

Advertorial

Harlah PPP: Ketua DPRD Balangan Tekankan Pentingnya Sinergi Legislatif dan Eksekutif

Advertorial

Momen Haru Pelepasan Purna Tugas Pejabat Esselon II Pemkab Barito Kuala

Advertorial

Tanah Bumbu Turunkan 100 Kafilah pada MTQN Ke-XXXVII Kalsel 2026

Advertorial

Peserta Retreat Terima Paparan dari Menag Nasaruddin Umar, Begini Atensi Bupati Bang Arul

Advertorial

Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, Ketua DPRD Balangan: Semangat Bekerja dan Tegakan Hukum

Advertorial

Mempererat Kebersamaan antar Pegawai dan Masyarakat Melalui Senam Pagi dan Jumat Berkah