Home / Banjarmasin / Berita Terkini / Bisnis / News / Pendidikan

Senin, 12 Februari 2024 - 16:29 WIB

PT DBS Teken MoU dengan ULM Terkait Pengembangan Penelitian Lahan Basah Berbasis Mangrove

PT Dangsanak Banua Sebuku (DBS) melakukan kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. (Foto : Istimewa)

PT Dangsanak Banua Sebuku (DBS) melakukan kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. (Foto : Istimewa)

BANJARMASIN, wasaka.id – PT Dangsanak Banua Sebuku (DBS) melakukan kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.

Kerjasama Perusda PT DBS dengan ULM terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini dilakukan di ruang rapat Gedung Rektorat ULM Banjarmasin, Senin (12/2).

Rektor ULM Banjarmasin, Prof. Dr. Ahmad, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen PT DBS yang telah melaksanakan MoU dengan ULM ini.

Dimana menurutnya PT DBS merupakan salah satu perusahaan daerah yang memegang blok migas di Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru.

“Dengan dilaksanakannya MoU hari ini, tentu saja ULM memiliki energi baru dalam rangka mengembangkan diri sebagai perguruan tinggi negeri yang lebih progresif lagi di masa yang akan datang,” jelasnya.

Baca Juga : PT Pelindo Kolaborasi dengan DPRD Banjarmasin Sebar Ratusan Tanaman

Ia pun berharap dengan MoU dengan PT DBS hari ini, bisa menjadi motivasi dan semangat khususnya di internal ULM.

“MoU yang dilaksanakan hari ini betul-betul memiliki nilai yang sangat strategis. Terutama mendukung pengembangan hutan lahan mangrove yang dimiliki sebagai pusat penelitian lahan basah dan mangrove dunia oleh ULM seluas 621 Ha,” jelasnya.

“Kalau ini benar-benar bisa diwujudkan Insha Allah ULM akan menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia dan bahkan mungkin dunia yang memiliki pusat penelitian seluas 621 Ha khusus Mangrove,” sambungnya.

“Dengan adanya pusat penelitian lahan basah berbasis mangrove, maka ini sangat sesuai dengan visi misi ULM center of excelent bidang lahan basah,” tambahnya lagi.

Sementara itu Direktur Utama PT DBS, Adi Kartika, mengatakan bahwa MoU yang dilaksanakan dengan ULM ini karena pihaknya memiliki kewajiban untuk alih pengetahuan di daerah khususnya di Kalsel.

“Semoga dengan kerjasama bersama ULM ini akan berdampak pada multiplier effect yang luas melalu beberapa perjanjian kerja sama (PKS) yang bisa kita implementasikan,” terangnya.

Baca Juga : DLH Banjarmasin Ajak Masyarakat Peduli Kebersihan Sungai Melalui Lomba “Maharagu Sungai”

Selain itu, pusat penelitian yang dimiliki oleh ULM Banjarmasin ini juga menjadi salah satu faktor untuk penguatan kerjasama tersebut.

“Pusat penelitian lahan basah mangrove ini juga dikerjasamakan dengan pemerintah daerah Kotabaru jadi sasaran kerjasamanya tepat dan tempatnya juga sesuai,” pungkasnya.

Dalam penandatanganan MoU tersebut, turut dihadiri oleh perwakilan Pemprov Kalsel, yakni Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, serta Direktur Utama PT Bangun Banua, Bayu Budjang.(ran)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Jelang Hari Kemenangan Idulfitri 1446 Hijriah, Kementerian ESDM Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik PLN di Kalimantan

Advertorial

Komitmen Teguh Baznas dan Pemko Hadirkan Deretan Program Sosial Berdampak Nyata

Berita Terkini

Reshuffle Kabinet: ⁠Erick Thohir, Menpora Baru di Kabinet Merah Putih

Advertorial

PLN Sukses Gelar PLN Electric Run 2024, Ajak Masyarakat Kurangi Emisi Karbon

Bola & Sports

Arsenal Hajar Real Madrid 3-0, 2 Gol Free Kick dari Declan Rice

Banjarmasin

Konsolidasi di Tingkat Kabupaten, Golkar se Kalsel Panaskan Mesin Politik Jelang Pemilu dan Pilkada 2029

Advertorial

DPRD Balangan Perkuat Sinergi dan Tukar Pengetahuan ke DPRD Bandung

Advertorial

Hasanuddin Pimpin Rapat Peripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 19 Tahun 2022