JAKARTA, wasaka.id – FIFA menunjukkan adanya kenaikan peringkat skuad Timnas Indonesia Garuda selepas menahan imbang Arab Saudi dan Australia di putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berdasarkan data yang diperbarui Kamis (19/9), skuad racikan Shin Tae-yong saat ini menduduki urutan 129, dengan perolehan 1124,17 poin. Capaian tersebut menandai adanya peningkatan empat setrip dari ranking 133 FIFA pada 18 Juli 2024.
Prestasi ini disampaikan Ketua PSSI, Erick Thohir, Timnas Indonesia untuk tak cepat berpuas diri. Karena, pencapaian ini tak dipandang cukup oleh anak-anak asuh STY. Pasalnya, Timnas Indonesia punya target dan mimpi lebih besar, yakni dengan tembus ke urutan 100 besar dunia.
“Dua hasil imbang melawan negara langganan Piala Dunia, Arab Saudi dan Australia, membuat peringkat Indonesia di ranking FIFA naik,” ucap Erick Thohir dalam unggahan di akun Instagram.
Baca Juga : Erick Thohir Sampaikan Progres Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, Kapan Bela Timnas Indonesia?
“Ini menjadi bukti keseriusan kami membawa Garuda terbang tinggi. Belum cukup, karena mimpi kami bisa membawa Garuda menembus 100 besar dunia,” tambah pria yang merangkap sebagai Menteri BUMN itu.
Adapun dalam rangka mewujudkan ambisi Timnas Indonesia, termasuk impian lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, PSSI telah bergerak menambah amunisi bagi skuad racikan Shin Tae-yong.
Ada dua calon pemain Merah Putih, yakni Eliano Reijnders dan Mees Hilgers, yang saat ini tengah menjalani naturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Indonesia.
Duo penggawa sebelumnya telah mengantongi rekomendasi dari Komisi III dan X DPR RI. PSSI sendiri juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dalam proses ini.
Rencananya, Eliano dan Mees bakal mengambil sumpah di Belanda demi mengefisiensikan waktu jelang lanjutan putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pasalnya, tak ada lagi jeda internasional yang bisa dimanfaatkan untuk pengambilan sumpah kedua pemain di Tanah Air, sebelum duel melawan Bahrain serta China pada Oktober 2024.
“Ada fleksibilitas pengambilan sumpah, baik itu di dalam maupun luar negeri. Semuanya masih sesuai aturan dari pemerintah,” ujar Ketum PSSI Erick Thohir selepas pertemuan dengan Menkham Supratman Andi Agtas di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Kamis (19/9/2024) pagi WIB, dilansir dari Antara.
“Pada bulan ini sudah tidak ada FIFA Matchday. Oleh sebab itu, kami pun harus mencari cara (untuk pengucapan sumpah) dan menghormati klub tempat mereka bermain,” tutupnya.(mey)
Sumber : liputan6.com














