BANJARMASIN, wasaka.id – Kekalahan telak yang dialami PS Barito Putera di kendang PSS Sleman dengan skor 3-0 pada lanjutan Liga 1 BRI, menuai kritik dari supoter fanatik tim berjuluk Laskar Antasari.
Suporter meminta agar manajemen Barito Putera melakukan evaluasi terhadap Coach Rahmat Darmawan (RD). Selain kekalahan telak, hasil minor yang diraih Laskar Antasari dengan hanya mengoleksi 2 kemenangan dari 8 laga yang sudah di jalani, juga menjadi salah satu alasan suporter.
Beberapa perwakilan suporter menjelaskan, mereka meminta manajemen bisa cepat melakukan evaluasi atau pergantian.
“Tentu dengan hasil kekalahan ini cukup lah sudah untuk manajemen melakukan evaluasi terhadap pelatih dan mohon ini untuk didengar agar manajemen bisa melakukan itu. Karana dari 8 laga kita menurun terus,” kata Amang Kandar, Suporter dari sopbuntut.
Baca Juga : Gelar Diskusi Bersama Manajemen Barito Putera, Suporter: Kami Rindu Juara
Tak hanya itu, beberapa suporter lainnya juga menyampaikan hal yang sama. Bahkan, meminta seluruh perangkat tim hingga manajemen turut di evaluasi.
“Saya harap semua dari pelatih asisten pemain dan manajemen di evaluasi agar semua bisa memperbaiki ini,” ujar Kipli, Bagupak Suporter.
“Kita sangat riskan dengan hasil kekalahan kemarin kami sangat berharap manajemen bisa melakukan evaluasi kepada pelatih,” ucap Rizkan menambahkan.
Selain itu, hal berbeda diungakpakan oleh barisan suporter petir. Mereka berharap manajemen bisa melakukan tindakan tegas untuk mengganti pelatih kepala, lantaran dinilai sudah cukup diberi kesempatan.
Terlebih mereka menilai strategi dari Coach RD selalu monoton dan sudah bisa dibaca atau ditebak tim musuh.
“Kami sangat kecewa melihat hasil ini, kami minta pelatih segera dievaluasi atau kalau memang tidak sanggup lagi ganti atau mundur pelatihnya. Karena tidak ada perubahan dan ini sudah cukup,” kata Aweh, Petir Suporter.
Saat ini Laskar Antasari, berada di posisi ke 13 dengan raihan 8 poin hasil dari 2 kali kemenangan, 2 hasil seri dan 4 kekalahan.
Hasil tersebut dinilai sangat bertolak belakang dengan harapan suporter dan keinginan manajemen untuk bisa memperbaiki posisi di musim kemarin.(ran)














