Home / Advertorial / DPRD Balangan / Kesehatan

Kamis, 11 September 2025 - 17:31 WIB

Anggota DPRD Balangan Saiful Arif Minta SKPD Efisien Gunakan Anggaran Tanpa Korbankan Layanan Publik

Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif. (Foto : Istimewa)

Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif. (Foto : Istimewa)

PARINGIN, wasaka.id – Anggota DPRD Balangan, Saiful Arif, menyoroti penerapan efisiensi anggaran sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 56 Tahun 2025 yang dinilainya belum sepenuhnya dijalankan di Kabupaten Balangan.

Menurut Saiful, sejumlah SKPD, termasuk Dinas Kesehatan (Dinkes), mengaku belum menerima petunjuk teknis maupun surat edaran resmi sebagai dasar pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Rencana efisiensi anggaran sudah diatur dalam PMK 56/2025, tapi pelaksanaannya di daerah, termasuk Balangan, masih belum maksimal,” ujarnya kepada awak media, Selasa (9/9).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Balangan, Ahmad Sauki, menjelaskan hingga kini pihaknya masih mengacu pada skema efisiensi anggaran yang dijalankan sejak awal 2025 berdasarkan arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Yang kami kurangi hanya kegiatan operasional berupa perjalanan dinas. Sedangkan pelayanan teknis di lapangan tetap berjalan dengan anggaran penuh,” jelas Sauki.

Baca Juga : Ketua DPRD Balangan Sampaikan Apresiasi dan Harapan Usai PAW Anggota DPRD

Saiful menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh mengorbankan layanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, program seperti Home Care serta pelayanan di puskesmas dan fasilitas kesehatan lain tetap harus menjadi prioritas.

“Kalaupun aturan efisiensi terbaru diberlakukan, kami berharap dinas tidak memangkas belanja yang berdampak langsung pada pelayanan publik. Kualitas layanan kesehatan di Balangan tetap harus terjaga,” tegasnya.

Politisi Partai Demokrat itu juga meminta para kepala SKPD lebih transparan dan responsif terhadap kebijakan pusat, terutama terkait efisiensi anggaran.

“Fungsi anggaran DPRD tidak hanya mengesahkan, tapi juga mengawasi. Maka kami berharap pelaksanaan efisiensi ini tidak hanya formalitas, tapi benar-benar mempertimbangkan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah kondisi fiskal yang ketat, pemerintah daerah harus memprioritaskan belanja yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial dasar.(adv/jaw)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gathering Night Ekshibisi Paralayang, Paramotor dan Gantolle Meriahkan Bukit Mamake Hills

Banjarmasin

Wagub Kalsel Apresiasi Rakor Kebugaran Atlet se-Kalsel Menuju Prestasi Emas

Advertorial

Rombongan Kirab Obor Porprov XII Tala Tiba di Barito Kuala

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Apresiasi Festival Budaya Meratus 2024

Advertorial

Sabet Juara 1 Creative Financing Transformasi Entrepreneur Government: Kotabaru Ungguli 12 Kabupaten di Regional II Kalimantan

Advertorial

Rapat Paripurna ke-20: Bupati Batola dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2025
Staf Ahli Bupati Kabupaten Balangan, Ahmad Fauzi. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Bahas 17 Raperda Propemperda 2024, Staf Ahli Bupati: Keterlibatan Aktif Dewan

Advertorial

Pemkab Kotabaru Gelar Sosialisasi SP4N-LAPOR untuk Perkuat Pelayanan Publik yang Responsif dan Akuntabel.