Home / Nasional / News / Pendidikan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:15 WIB

Anggota Komisi VIII DPR RI Sandi Fitrian Noor Buka Seminar NGOPI: Dorong Gerakan Madrasah Peduli Lingkungan

AMUNTAI, wasaka.id – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Sandi Fitrian Noor, menghadiri sekaligus membuka Seminar Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) dengan tema “Gerakan Madrasah Peduli Lingkungan” yang diikuti oleh guru Madrasah se-Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kegiatan seminar ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai pentingnya membangun kesadaran lingkungan di lingkungan madrasah. Melalui gerakan tersebut, madrasah diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembelajaran ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga mampu menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan kepada para siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Sandi Fitrian Noor menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar NGOPI. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, termasuk dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami anggota Komisi VIII DPR RI menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara Ngobrol Pendidikan Islam (Ngopi) dengan tema “Membangun Gerakan Madrasah Peduli Lingkungan,” jelas Sandi Fitrian Noor.

Tema ini kata dia sangat tepat untuk mengajak peduli tentang pendidikan Islam terhadap kelestarian alam dan lingkungan hidup.

Bang Sandi panggilan akrabnya juga menilai, membangun Gerakan Madrasah Peduli Lingkungan di Hulu Sungai Utara tentu memerlukan komitmen bersama.

“Kita perlu menyiapkan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam pembelajaran, membangun fasilitas ramah lingkungan seperti pengelolaan sampah dan penghijauan madrasah, melatih guru agar menjadi teladan, serta melibatkan peserta didik dalam aksi nyata seperti pengelolaan sampah plastik, konservasi air, dan penghijauan bantaran sungai,” ungkapnya.

Baca Juga: Anggota DPR RI Sandi Fitrian Noor Sosialisasikan Empat Pilar Bersama FKPPI

Disamping itu dia juga menginginkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kantor Kementerian Agama, dinas pendidikan, dinas lingkungan hidup, pimpinan madrasah, para ulama, guru, orang tua, serta komunitas pegiat lingkungan. Gerakan ini harus menjadi gerakan kultural yang tumbuh dari kesadaran masyarakat, bukan sekadar instruksi dari atas.

Melalui forum Ngopi ini, ujarnya akan lahir gagasan-gagasan segar dan komitmen nyata untuk menjadikan madrasah di Hulu Sungai Utara sebagai Madrasah yang bersih, hijau, asri, dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Mari kita jaga dan rawat lingkungan kita, agar bumi tetap lestari.

“Saya berharap diskusi hari ini berjalan lancar, penuh keberkahan, dan menghasilkan gagasan-gagasan yang bermanfaat bagi kemajuan pendidikan Islam yang peduli lingkungan khususnya Hulu Sungai Utara dan Kalimantan Selatan pada umumnya,” tandasnya.(zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Mesjid Kapal Pesiar Syaidina Ja’far dan Panggung Apung Menjulang di Kotabaru Diresmikan

Berita Terkini

Sebelum Dilantik, Kepala Daerah Terpilih Latihan Baris Berbaris di Monas

News

Pesan Keras Jokowi Soal Pangan Jelang Puasa: Barang Wajib Ada Semuanya!

Banjarmasin

NSC Gelar Peduli UMKM Hingga Berbagi Peket Undian Umrah

Advertorial

Berbagi Kebahagiaan Ramadan, PLN UP2B Kalbar Ajak Anak Panti Belanja Kebutuhan Lebaran

Advertorial

Srikandi PLN Tingkatkan Kesadaran Kelistrikan untuk Generasi Emas Kalbar di Hari Anak Sedunia

Berita Terkini

Prediksi Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Syarat Garuda Jaga Asa Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berita Terkini

Pembangunan Sekolah Rakyat Terus Dikejar, Bupati Kotabaru Optimis Dapatkan Prioritas