Home / Advertorial / Pemkab Barito Kuala

Senin, 6 Oktober 2025 - 22:07 WIB

Asisten II Barito Kuala Dorong Persiapan Program Makan Bergizi Gratis, Target Masuk 2026

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar apel rutin yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (Foto: Istimewa)

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar apel rutin yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (Foto: Istimewa)

MARABAHAN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar apel rutin yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Senin pagi (6/10/2025), di halaman Kantor Bupati.

Kali ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bertindak sebagai pelaksana apel, dengan Asisten II Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Joko Sumitro, bertugas sebagai pembina apel.

Dalam amanatnya, Joko menyampaikan sejumlah informasi penting terkait Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi perhatian utama pemerintah pusat.

Program ini dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) MBG di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Salah satu tugas Satgas MBG kabupaten adalah melakukan pemetaan dan penetapan lokasi-lokasi pelaksanaan MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” terang Joko.

Baca Juga : Sebanyak 80 PPPK Resmi Dilantik, Bupati Bahrul Ilmi Tekankan Tanggung Jawab Moral dan Profesional

Ia menjelaskan, pelaksanaan program MBG dibagi menjadi dua pola, yakni pola mandiri/reguler dan pola T3 (terpencil).

Untuk pola reguler, pengelolaan dilakukan oleh yayasan atau pihak swasta dengan sasaran 1.000–3.500 penerima manfaat.

Sementara itu, pola T3 menyasar daerah dengan jumlah penerima di bawah 1.000 orang dan dapat dikelola oleh perorangan, BUMDes, atau lembaga lokal lainnya.Dalam konteks program MBG, Kabupaten Batola masuk dalam kategori wilayah terpencil, yakni daerah yang berada di luar jangkauan layanan sejauh 6 kilometer atau lebih dari 30 menit perjalanan dari pusat layanan.

Namun, hingga tahun 2025, Batola belum mendapatkan alokasi SPPG. Menurut Joko, hal ini dikarenakan kondisi lahan di wilayah tersebut belum memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

“Lahan di Barito Kuala didominasi rawa sehingga belum memenuhi kriteria tanah siap pakai sebagaimana ditetapkan oleh Kementerian PU. Namun, kami akan terus berupaya mengusulkan agar Barito Kuala dapat menjadi lokasi MBG pada tahun 2026,” jelasnya.

Baca Juga : Bupati Barito Kuala Berharap Para Atlet Bisa Mengharumkan Nama Daerah di Porpov Kalsel XII

Lebih lanjut, Joko juga menginformasikan bahwa masyarakat maupun pihak swasta dapat berpartisipasi dalam pembangunan SPPG melalui aplikasi resmi Badan Gizi Nasional.

Ia menyebut, investasi yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp700 juta untuk satu unit SPPG dengan luas minimal 150 meter persegi dan terdiri dari enam ruangan, seperti ruang penyimpanan bahan makanan, pengolahan, dan pencucian.

Menutup sambutannya, Joko mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan kualitas makanan dalam pelaksanaan program MBG di masa mendatang.

Hal itu disampaikannya sebagai respons atas maraknya kasus keracunan massal di beberapa daerah di Jawa Barat.

“Kita berharap kejadian seperti di Jawa Barat tidak terjadi di Barito Kuala. Jangan sampai makan bergizi gratis berubah maknanya menjadi makan beracun gratis,” pungkasnya.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Tanah Bumbu Raih Penghargaan Kematangan UKPBJ Level 3, Bukti Komitmen Tata Kelola Proaktif

Advertorial

Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e, Prosesi Adat Berlangsung Meriah

Advertorial

Pangdam XXII/Tambun Bungai bersama Bupati Andi Rudi Latif Resmikan Mushola Al Istiqomah Kodim 1022/Tanah Bumbu

Advertorial

Wabup Barito Kuala Hadiri Rakor Tim Genting: Perkuat Komitmen Cegah Stunting

Advertorial

KPK RI Gelar Koordinasi Cegah Korupsi di Kotabaru

Advertorial

Pengurus Flobamora DPD Tanah Bumbu Resmi Dilantik

Advertorial

Tanah Bumbu Dukung Percepatan Pertumbuhan Investasi di Kalimantan Selatan

Advertorial

PLN Tingkatkan Pemahaman Keselamatan Ketenagalistrikan ke Warga Tanah Bumbu