BANJARMASIN, wasaka.id – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) merilis peristiwa KM Virgo Transport 8 yang hilang kontak saat berlayar di Laut Jawa dengan tujuan Banjarmasin pada Minggu (13/9) dini hari.
Berdasarkan keterangan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI M. Syafii, terungkap kronologi sementara KM Virgo Transport 8 terbalik usai menghadapi cuaca buruk hingga kapal yang mengangkut 243 penumpang tenggelam.
Kronologi tersebut disampaikan M. Syafii dalam konferensi pers hari kedua penanganan insiden KM Virgo Transport 8 yang digelar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (14/9) pagi.
“Kemarin sudah disampaikan bahwa secara umum sedikit saya sampaikan bahwa pada hari Minggu (13/9) diperkirakan pada pukul 00.00 KM Virgo Transport 8 mengalami kedaruratan akibat cuaca buruk itu dikomunikasikan oleh PT Virgo, kemudian dalam kurun waktu 2 jam mengalami kejadian (terbalik),” ujar Syafii.
Baca Juga : Begini Pengakuan Kapten KM Virgo Transport 8 Usai Hilang Kontak: Kejadiannya Cepat
Syafii menjelaskan, kondisi darurat tersebut terjadi pada dini hari dan berada di tengah laut. Jarak lokasi kejadian yang cukup jauh dari kantor SAR turut menjadi kendala dalam proses menuju titik kedaruratan.
Setelah menerima laporan, Basarnas kemudian menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang berada di sekitar alur pelayaran untuk meminta bantuan dalam proses pencarian dan evakuasi.
“Saat itu emergency disampaikan, namun karena memang tempat lokasi dengan kantor SAR memakan waktu hingga proses menuju ke lokasi kedaruratan ini memakan waktu, Basarnas pun memberikan informasi kedaruratan dari alur laut di seputaran itu untuk meminta perbantuan,” katanya.
Upaya pertolongan kemudian dilakukan bersama unsur yang berada di sekitar lokasi. Hingga perkembangan terakhir yang disampaikan Basarnas, sebanyak 114 penumpang KM Virgo Transport 8 telah berhasil dievakuasi.
Dari jumlah tersebut, 86 penumpang telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Satu orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
Sementara itu, proses pencarian dan evakuasi terhadap penumpang lainnya masih terus dilakukan.
Basarnas juga memprediksi kapal berikutnya yang membawa korban hasil evakuasi akan tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Senin (14/9) sore.(ran)













