MARABAHAN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik dengan tema “Menciptakan Pemilih Pemula yang Cerdas di Pemilu yang Akan Mendatang”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Selidah, Selasa (23/09).
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Batola, H. Bahrul Ilmi, yang sekaligus menyampaikan sambutan. Sebelumnya, laporan kegiatan disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Kepala Kesbangpol Batola, Moch. Aziz, S.Sos.
Peserta sosialisasi berasal dari siswa-siswi SMA di Kabupaten Batola, di antaranya: SMAN 1 Marabahan (12 orang), SMAN 1 Tamban (1), SMAN 1 Alalak (2), SMAN 1 Anjir Pasar (2), SMAN 1 Mekarsari (2), SMA Tabukan (2), SMAN 1 Kuripan (2), SMAN 1 Belawang (2), SMA 1 Wanaraya (1), SMA 1 Bakumpai (1), SMA 1 Tabunganen (1), serta SMA 1 Jejangkit (1).
Turut hadir Ketua KPU Batola, Ketua Bawaslu Batola, Kepala Kesbangpol Batola, para Tim Pemantau Perkembangan Politik, guru pendamping, pelatih, panitia Paskibra, serta para peserta sosialisasi.
Dalam sambutannya, Bupati Bahrul Ilmi menekankan pentingnya pendidikan politik bagi generasi muda, khususnya pemilih pemula.
“Di dalam politik ini terdapat masa depan negara, daerah, dan kehidupan kita. Adik-adik harus memahami arti politik yang sebenarnya. Politik ibarat perahu untuk menjalankan roda pemerintahan agar bisa berlayar menuju tujuan bersama, yaitu mensejahterakan, mengayomi, dan menyayangi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Bupati Barito Kuala Berharap Para Atlet Bisa Mengharumkan Nama Daerah di Porpov Kalsel XII
Sementara itu, Moch. Aziz dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masukan Tim Pemantau Perkembangan Politik di Batola yang menilai perlunya pembekalan bagi pemilih pemula.
“Pendidikan politik adalah proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman individu mengenai sistem politik, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta partisipasi dalam kehidupan bernegara. Tujuannya membentuk warga negara yang sadar politik dan bertanggung jawab,” terangnya.
Ia menambahkan, dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 36 Tahun 2010 tentang Pedoman Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Politik, serta program Kesbangpol Batola Tahun Anggaran 2025.
“Dari sosialisasi ini diharapkan peserta memahami visi dan misi pemerintah daerah 2025–2029, mendorong pemilih pemula aktif berpartisipasi dalam pemilu, memperkuat kesadaran berpolitik yang sehat, memahami HAM, konstitusi, serta proses pemilu agar terhindar dari manipulasi dan propaganda,” pungkasnya.(adv/zai)














