Home / Berita Terkini / Bola & Sports / Nasional / News

Sabtu, 21 Desember 2024 - 23:45 WIB

Dihukum Kartu Merah dan Penalti, Garuda Gagal ke Semifinal

Muhammad Ferrari menerima kartu merah saat melawan Filipina pada laga pamungkas Grup B Piala AFF 2024 di Stadion Manahan, Solo. (Foto : Istimewa)

Muhammad Ferrari menerima kartu merah saat melawan Filipina pada laga pamungkas Grup B Piala AFF 2024 di Stadion Manahan, Solo. (Foto : Istimewa)

JAKARTA, wasaka.id – Timnas Indonesia takluk 0-1 dari Filipina pada laga terakhir Grup B Piala AFF 2024 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12) malam WIB.

Bermain 10 orang menyusul kartu merah Muhammad Ferarri jelang jeda, hasil ini membuat Garuda gagal lolos ke babak gugur.

Timnas Indonesia bermain agresif di awal laga. Lima menit laga berjalan, Marselino Ferdinan dan Rayhan Hannan memaksa wasit meniup peluit.

Nama terakhir menjegal kiper Patrick Deyto sehingga memaksanya meninggalkan pertandingan. Dia diganti Quincy Kammeraad.

Pertandingan sudah berusia 15 menit. Filipina mendominasi penguasaan bola dan memaksa Garuda bertahan. Di sisi lain, timnas Indonesia kerap gagal menyelesaikan umpan setiap kali mendapat si kulit bundar.

Asnawi Mangkualam menghentikan Javier Mariona yang coba mengelar bola jauh. Akibat pelanggaran ini, dia diganjar kartu kuning.

Dari tendangan bebas yang tercipta, FIlipina sempat menciptakan situasi berbahaya di gawang Indonesia. Namun kiper Cahya Supriadi tampil solid.

Giliran bek Filipina Paul Tabinas yang diganjar kartu kuning setelah menghentikan Pratama Arhan. Dari tendangan bebas, Marselino Ferdinan memilih menendang langsung ke gawang. Usahanya tepat mengarah ke kiper.

Bola untuk Asnawi Mangkualam dipotong Filipina. Tim tamu langsung melancarkan serangan balik dan menciptakan situasi 3 vs 3. Michael Kempter melakukan eksekusi akhir. Beruntung Cahya Supriadi bisa menjinakkan sepakannya.

Tidak ada kerja sama di antara pemain Indonesia. Rafael Struick memilih menendang dari sudut sempit. Begitu pula Arkhan Fikri yang menerimabola pantul. Dia menendang meski bek Filipina mengadang. Usahanya pun melambung jauh.

Selanjutnya giliran Adrian Ugelvik yang masuk daftar nakal wasit setelah menjegal Marselino Ferdinan. Nama terakhir mengambil sendiri tendangan bebas. Dalam dua kesempatan, usahanya membentur bek Filipina. Beberapa saat berselang, Marselino juga menyaksikan tendangan jarak jauhnya diblok lawan.

Achmad Maulana sukses memotong umpan Filipina. Marselino Ferdinan menyambut bola dan melepas tendangan mendatar dari sudut sempit. Sempat mengenai kiper Filipina, usaha Marselino Ferdinan kemudian membentur tiang gawang.

Saat menunggu lemparan ke dalam Pratama Arhan, Muhammad Ferarri diganjar kartu merah setelah menyikut Amani Aguinaldo. Wasit mengeluarkan kartu merah bagi pemain Persija Jakarta itu. Sementara Aguinaldo dihukum kartu kuning. Sempat diperiksa VAR, keputusan pengadil tetap berlaku.

Ada tambahan waktu tujuh menit. Marselino Ferdinan menemukan Achmad Maulana di kotak penalti Filipina. Dia lalu melepas umpan silang kepada Rayhan Hannan.

Nama terakhir menyodorkan si kulit bundar kepada Arkhan Fikri. Namun, tendangan kaki kirinya jauh dari sasaran.

Selanjutnya Bjorn Martin Kristensen yang menguji kiper timnas Indonesia Cahya Supriadi. Babak pertama berakhir tidak lama kemudian.

Babak kedua Indonesia vs Filipina dimulai. Shin Tae-yong kali ini tidak mengubah personel pada jeda. Sementara Filipina melakukan pergantian kedua. Uriel Dalapo menggantikan Javier Mariona.

Indonesia selanjutnya melakukan pergantian pertama. Hokky Caraka mengisi tempat Rafael Struick yang terlihat membawa cedera.

Tidak lama kemudian, Indonesia menggebrak lewat Marselino Ferdinan. Tapi usahanya masih menyamping.

Rayhan Hannan memimpin serangan balik Indonesia. Dia mengirim bola kepada Hokky Caraka yang langsung menendang ke gawang. Eksekusi kerasnya memaksa kiper Filipina bekerja. Dari sepak pojok yang tercipta, giliran Achmad Maulana yang mengancam.

Wasit menunjuk titik 12 pas setelah umpan silang Paul Tabinas mengenai tangan Dony Tri Pamungkas. Keputusan ini tetap berlaku usai diperiksa VAR. Bjorn Martin Kristensen yang bertindak sebagai algojo tidak melewatkan kesempatan. Dia membawa Filipina memimpin di menit ke-63.

Indonesia coba menciptakan peluang lewat lemparan ke dalam Pratama Arhan. Sementara Filipina mulai menemukan ruang berkat keunggulan pemain. Uriel Dalapo lolos dari penjagaan dan menguji refleks Cahya Supriadi.

Garuda melakukan dua pergantian. Marselino Ferdinan dan Achmad Maulana ditarik keluar. Mereka diganti Arkhan Kaka dan Victor Dethan.

Dony Tri Pamungkas tampil heroik dengan membuang tendangan Jarvey Gayoso di garis gawang. Filipina lalu mendapat kesempatan selanjutnya dari sepak pojok. Beruntung tandukan Amani Aguinaldo masih melenceng.

Indonesia masih memiliki harapan. Ada tambahan waktu 11 menit karena seringnya pertandingan terhenti akibat perawatan pemain yang cedera.

Ronaldo Kwateh dan Roby Darwis masuk bagi Indonesia di injury time. Mereka menggantikan Hokky Caraka dan Rayhan Hannan.

Namun pergantian itu tidak berarti banyak. Ronaldo Kwateh sempat melepas tembakan tapi tepat ke sasaran kiper. Skor tetap dan Indonesia menderita kekalahan kedua di fase grup Piala AFF 2024.(nas)

Sumber : Liputan6.com

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Zairullah Buka Bimtek CPPOB dan Pembenihan Ikan Patin di Kawasan Smart Fisheries Village

Bola & Sports

Barito Putera Menang Telak Hadapi Rans Nusantara dengan Skor 4-1

Berita Terkini

Kalah dengan Jepang Timnas Bahrain Ingin Bangkit dan Curi Poin di GBK

Advertorial

Wahyudi Azhari, Anggota DPRD Termuda Periode 2024-2029 Hadiri Aruh Adat di Balai Bayuana, Desa Dayak Pitab

Banjarmasin

PLN Kalselteng Siap Kerja Sama Tingkatkan Daya Listrik Stadion 17 Banjarmasin

Banjarmasin

Organisasi Sayap Partai Golkar KPPG, Al Hidayah dan HWK Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

Advertorial

PLN Gelar Apel Nasional Bulan K3 2025 untuk Awali Tahun dengan Komitmen Keselamatan Kerja

Nasional

OTT di Kalsel, Waket KPK: Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa