Home / Advertorial / Berita Terkini / Kesehatan / News / Pemkab Tanah Bumbu

Rabu, 2 Oktober 2024 - 15:18 WIB

DP3AP2KB Tanbu Gelar Publikasi Hasil Pengukuran Balita

Bupati Kabupaten Tanah Bumbu memimpin rapat Publikasi Hasil Pengukuran Balita yang digelar DP3AP2KB. (Foto : Istimewa)

Bupati Kabupaten Tanah Bumbu memimpin rapat Publikasi Hasil Pengukuran Balita yang digelar DP3AP2KB. (Foto : Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AP2KB, menggelar kegiatan Publikasi Hasil Pengukuran Balita (Aksi Konvergensi Stunting).

Acara dibuka langsung oleh Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar, didampingi dengan Sekretaris Daerah Ambo Sakka.

Berdasarkan data Aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM). Di tahun 2024 terhitung sejak Juni hingga Agustus stunting mengalami penurunan.

“Di bulan Juni jumlah balita 27.423 orang mengalami stunting sebanyak 762 anak. Sementara di bulan Agustus 27.113 jumlah balita, 665 di antaranya mengalami stunting,” ungkapnya.

Baca Juga : Rapat Sinkronisasi APBDes Tanbu Bahas Anggaran Penanganan Stunting

Dengan demikian angka stunting di Kabupaten Tanah Bumbu dari 2,78 persen turun menjadi 2,42 persen di tahun yang sama.

Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas DP3AP2KB Erli Yuli Susanti, di Ruang Rapat Bupati Tanah Bumbu, Rabu (2/10).

Menanggapi hal tersebut, Zairullah Azhar menegaskan, jika percepatan penurunan stunting menjadi tugas dan tanggung jawab bersama. Ini tentu melibatkan SKPD terkait, para Camat, kepala Desa, dan Tim Pendamping Keluarga.

“Dukungan dari Camat dan kepala Desa sangat di harapkan untuk mencapai hasil optimal,” tegasnya.

Tak hanya itu, peran besar Tim Pendamping Keluarga menjadi fokus, terutama dalam mendampingi keluarga berisiko stunting, serta memiliki tanggung jawab besar dalam mensinergikan kegiatan yang harus di lakukan untuk mencapai target penurunan stunting.

“Di karenakan Stunting memiliki dampak yang serius bagi generasi selanjutnya, maka upaya penurunan stunting mendapat perhatian dan dukukungan semua elemen masyarakat, baik sektor pemerintah maupun swasta,” tegasnya.

Sebagai sosok pemimpin yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang kesehatan, Zairullah Azhar memahami jika stunting bisa menyebabkan Gagal Tumbuh, Gagal Kembang dan Gagal Metabolik.

Tak hanya itu, dalam kegiatan ini juga telah hadir narasumber Kepala Loka Labkesmas, Hijaz Nuhung.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Buka Konferensi PCNU Ke-5, Abah Zairullah Azhar: Lahirkan Gagasan Strategis Penggerak Dinamika Pembangunan di Bumi Bersujud

Berita Terkini

Begini Harapan Pedagang Pasar Marabahan untuk H Bahrul Ilmi-Herman Susilo

Advertorial

PC Fatayat NU Kotabaru Resmi Dilantik, Siap Perkuat Peran Perempuan

Banjarmasin

Wakili Keluarga Besar Hasnur Group, Bang Hasnur, Serahkan Bantuan Pelaksanaan Haul Datu Kelampayan ke-218

Advertorial

Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah Ke-29, Bupati Tanah Bumbu Serukan Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

Bola & Sports

Raih 64 Suara, Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI Periode 2023-2027

Advertorial

Peringati Jasa Pendiri Kota, Pemko Ziarah ke Makam Sultan Suriansyah

Barito Putera

Barito Putera Menang 3-1 Dihadapan Pendukung Setianya