BANJARMASIN, wasaka.id – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri kegiatan refleksi akhir tahun 2025 yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Selasa (9/12). Kehadiran Hasnuryadi tidak hanya mewakili Pemerintah Provinsi Kalsel, tetapi juga sebagai Ketua Dewan Penasehat FKUB Kalsel.
Dalam kesempatan itu, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan apresiasi atas peran FKUB dalam menjaga harmoni antarumat beragama di Banua. Menurutnya, upaya merawat kerukunan tidak dapat dilepaskan dari dialog lintas agama yang berkelanjutan.
“Untuk menjaga kerukunan umat beragama di antara kita, tentu harus dilakukan dialog-dialog lintas agama. Itu sangat penting agar kita terus memiliki kesatuan dan persatuan,” ujarnya.
Baca Juga : Atlet Banua Akan Berlaga di SEA Games Thailand 2026, Hasnuryadi: Beri Dukungan dan Doa Agar Meraih Prestasi
Hasnuryadi juga mengucapkan arah kebijakan nasional. Ia menyampaikan bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui program Asta Cita, menekankan pentingnya pembentukan karakter sumber daya manusia sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
“Tidak ada persatuan tanpa kerukunan. Karena itu, kerukunan umat beragama harus kita rawat dan jaga bersama agar tidak menimbulkan perpecahan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalsel dan dirinya pribadi akan terus mendukung program-program FKUB dalam memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat yang religius dan toleran.
Sementara itu, Ketua FKUB Kalsel, Drs. Ilham Masykuri Hamdie menjelaskan, kegiatan refleksi akhir tahun menjadi momen penting untuk mengevaluasi capaian dan tantangan selama setahun terakhir.
“Apa kekurangan, apa persoalan-persoalan ke depan, semuanya kita bahas agar kita bisa menyiapkan kekuatan untuk tahun berikutnya,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama FKUB tetap sama, memastikan umat beragama di Kalimantan Selatan dapat hidup rukun, religius, dan “berperadaban tinggi,” pungkasnya.(ran)














