BANJARBARU, wasaka.id – Gubernur Kalsel Periode 2005-2015 H Rudy Ariffin berpulang ke Rahmatullah pada Minggu (6/9) sekitar pukul 11.00 WITA di Rumah Sakit Amanah Banjarmasin.
Suasana duka menyelimuti Taman Makam Bahagia di Jalan A Yani, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Minggu sore.
Ratusan masyarakat, kolega, dan sejumlah pejabat berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada H Rudy Ariffin, mantan Bupati Banjar sekaligus Gubernur Kalimantan Selatan dua periode 2005-2015.
Pantauan di lokasi, masyarakat mulai memadati kawasan makam setelah salat Ashar. Jenazah H Rudy Ariffin tiba di Taman Makam Bahagia sekitar pukul 16.30 Wita untuk selanjutnya dimakamkan.
Sejumlah kolega dan pejabat turut hadir. Kendaraan, termasuk sejumlah kendaraan berpelat merah, tampak terparkir di sekitar pintu masuk area pemakaman.
Mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga besar almarhum. Ia menyebut H Rudy Ariffin sebagai sosok yang memiliki jasa besar bagi Banua dan dikenal sebagai figur pemersatu masyarakat Kalimantan Selatan.
“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut berduka cita atas berpulangnya Abah H Rudy Ariffin. Beliau kami anggap sebagai bapak pemersatu Banua Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Hasnuryadi juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, dosa dan kesalahannya diampuni, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
“Kami tentunya mendoakan almarhum Abah H Rudy Ariffin diberikan tempat terbaik yang paling mulia di sisi Allah dan Rasulullah, dan makamnya dijadikan seperti taman surga,” tuturnya.
Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesehatan, keselamatan, dan umur panjang untuk terus melanjutkan pengabdian kepada Allah SWT.
“Kepada keluarga, semoga diberikan ketabahan, keselamatan, kesehatan, dan umur yang panjang dalam mengabdi kepada Allah. Jadikan kehidupan ini sebagai ibadah kepada Allah dan melanjutkan cinta serta pengabdian Abah Rudy Ariffin,” katanya.
Baca Juga : Hasnur Group Perkuat Dukungan Penanganan Karhutla di Kalimantan
Sementara itu, mewakili keluarga almarhum, Ir Arsyadi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, para alim ulama, habaib, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan perhatian dan bantuan selama H Rudy Ariffin menjalani perawatan hingga proses pemakaman.
“Kami mengucapkan terima kasih atas segala perhatian dan bantuan dari Pemerintah Provinsi, alim ulama, habaib, dan masyarakat yang telah membantu sejak almarhum sakit, dirawat hingga proses pemakaman,” ujar Arsyadi.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas nama almarhum apabila selama menjalankan tugas dan aktivitas, termasuk saat menjabat sebagai Bupati Banjar maupun Gubernur Kalimantan Selatan, terdapat sikap, ucapan, maupun kebijakan yang tidak berkenan di hati masyarakat.
“Atas nama almarhum, kami memohon maaf atas segala kesalahan selama beliau beraktivitas kepada para pejabat, alim ulama, habaib, dan seluruh lapisan masyarakat. Mungkin selama beliau memerintah sebagai bupati maupun gubernur Kalimantan Selatan ada hal-hal yang tidak berkenan,” ungkapnya.
“Kami mohon ampun dan maaf untuk beliau agar beliau dilapangkan jalannya untuk menghadap Yang Ilahi,” lanjut Arsyadi.
Selain itu, keluarga juga menyampaikan kepada pihak-pihak yang merasa memiliki urusan dengan almarhum, termasuk terkait janji maupun utang piutang, untuk menyampaikannya kepada keluarga.
“Jika sekiranya selama hidup almarhum ada janji maupun utang piutang, keluarga berharap dapat disampaikan kepada keluarga besar. Kami akan menerima dan siap untuk menyelesaikan masalah tersebut,” pungkasnya.(nas)














