BANJARMASIN, wasaka.id – PS Barito Putera akan menghadapi laga lanjutan Liga 1 Indonesia ke markas Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Selasa (3/12).
Upaya untuk bangkit dari beberapa kekalahan pada laga sebelumnya, Barito Putera berjuluk Laskar Antasari ini ingin bangkit dan membawa poin kemenangan.
Meski tanpa pelatih kepala Rahmad Darmawan (RD) yang ambil cuti untuk meracik pemainnya menghadapi Persis Solo, peran Frans Sinatra Huwae sebagai direktur teknik sangat berperan.
Konsentrasi dan tanggung jawab di setiap lini menjadi fokus utama. Meskipun begitu, Barito tetap mewaspadai taktik Persis Solo yang juga berambisi meraih poin penuh.
“Ini kan kita sama-sama ingin bangkit, dan kita tetap mewaspadai. Jangan sampai karena ingin bangkit mereka menekan kita. Tapi kita berharap anak-anak tetap konsentrasi, bermain lepas, dan bertanggung jawab. Antar lini harus berjalan bagus seperti saat latihan,” kata Frans.
Baca Juga : Hadapi Persis Solo, Barito Putera Harus Punya Tanggung Jawab Bersama
Barito Putera telah menjalani serangkaian latihan taktik dan meningkatkan komunikasi antar pemain. Coach Frans menekankan pentingnya semangat juang di lapangan dan kesadaran akan arti penting kemenangan di setiap pertandingan.
“Setelah kami tiba di Jogja, kami menjalani beberapa latihan dan mencari yang terbaik. Anak-anak harus sadar bahwa setiap pertandingan ke depan sangat penting. Kami harus kompak, bekerja sama dengan baik, dan mengesampingkan hal-hal lain. Semoga di Solo kami bisa mendapatkan hasil terbaik,” terangnya.
Selain latihan intensif, pendekatan personal dilakukan untuk meningkatkan semangat juang dan membangkitkan jiwa Wasaka pemain.
“Kami banyak komunikasi, banyak bicara. Sebenarnya kita mampu, tapi kenapa belum bisa. Ini yang kami bangkitkan. Dalam latihan beberapa hari terakhir ada grafik peningkatan ke arah sana,” tambahnya lagi
Namun, Barito Putera diperkirakan kehilangan dua pemain kunci, Murilo Mendez dan Bagus Kahfi, yang masih diragukan tampil akibat cedera ringan.(ran)














