PONTIANAK, wasaka.id — Kesiapan sistem kelistrikan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Pada momentum Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Kalimantan Barat (UP2B Kalbar) memperkuat kesiapan operasional melalui pemeliharaan aset pada sejumlah Gardu Induk (GI) di wilayah Kalimantan Barat.
Pemeliharaan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan peralatan kelistrikan berada dalam kondisi optimal. Melalui pemeriksaan berkala, kondisi aset dapat diketahui lebih awal sehingga tindakan pemeliharaan yang diperlukan dapat dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan.
Manager PLN UP2B Kalbar, Luqman Arief, menjelaskan bahwa pemeliharaan aset dilakukan secara terencana sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapan sistem kelistrikan. Pelaksanaannya juga didukung pemantauan kondisi sistem secara real time selama 24 jam oleh dispatcher.
“Pemeliharaan aset merupakan bagian dari upaya kami memastikan peralatan berada dalam kondisi siap operasi. Pemeriksaan secara berkala membantu kami mengenali kondisi peralatan dan menentukan langkah pemeliharaan yang diperlukan, sehingga potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Luqman.
Di sisi lain, dispatcher terus memantau kondisi beban, pembangkit, dan jaringan kelistrikan untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik. Pemantauan ini juga membantu petugas mengenali perubahan kondisi sistem dan mengoordinasikan langkah penanganan apabila diperlukan.
“Pemeliharaan di lapangan perlu berjalan beriringan dengan pemantauan sistem. Melalui pengawasan selama 24 jam, dispatcher dapat mengikuti dinamika kondisi kelistrikan, sementara hasil pemeliharaan membantu memastikan kesiapan peralatan. Kedua aspek ini saling mendukung dalam pelaksanaan tugas pengaturan sistem,” tambah Luqman.
Baca Juga : Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN Modernisasi Proteksi Transmisi di Kalimantan Tengah
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan bahwa kesiapan sistem kelistrikan membutuhkan konsistensi dalam setiap proses kerja, mulai dari pemeliharaan aset hingga pengawasan operasional. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab PLN dalam mendukung aktivitas masyarakat melalui layanan listrik yang andal.
“Keandalan listrik dibangun melalui banyak pekerjaan yang saling melengkapi. Kami ingin memastikan setiap proses, baik pemeliharaan aset maupun pengawasan sistem, dijalankan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Semangat kebersamaan dan pengabdian pada Hari Kesaktian Pancasila juga tercermin dari bagaimana setiap insan PLN menjalankan perannya untuk mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Riko.
Melalui pemeliharaan aset dan pemantauan sistem secara berkelanjutan, PLN UP2B Kalbar terus memperkuat kesiapan operasional untuk mendukung pasokan listrik yang aman dan andal bagi masyarakat di Kalimantan Barat. Upaya ini menjadi bagian dari tanggung jawab PLN dalam menjaga keberlangsungan layanan kelistrikan pada momentum Hari Kesaktian Pancasila.(adv/zai)













