PARINGIN, wasaka.id – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram, Pemerintah Desa Sirap, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan menggelar Tabligh Akbar bertema “Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Beriman dan Bertakwa di Tahun Baru Islam.”,Sabtu (13/6).
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri ratusan warga dan menghadirkan penceramah Habib Rifky Alaydrus dari Jakarta.
Kehadiran Habib Rifky tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Kepala Desa Sirap, Nanang Trianto, mengaku bersyukur dan merasa senang karena Tabligh Akbar yang digelar di desanya dapat dihadiri langsung oleh Habib Rifky Alaydrus.
“Kami merasa sangat senang atas kedatangan Habib Rifky Alaydrus. Saya mewakili seluruh warga Desa Sirap dan masyarakat Kecamatan Juai Kabupaten Balangan mengucapkan terima kasih atas kesediaan beliau hadir untuk memberikan tausiyah kepada kami,” ujar Nanang.
Baca Juga : Hadiri Balangan Islamic Festival, Sri Huriyati Hadi Dorong Penguatan Nilai Keagamaan
Menurutnya, momentum Tahun Baru Islam menjadi kesempatan yang baik bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat keimanan melalui ilmu serta nasihat agama.
“Melalui kegiatan seperti ini, banyak hal-hal kebaikan yang bisa kita dapatkan, termasuk mengetahui apa yang harus dilakukan dan apa saja yang harus dihindari dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Nanang juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial yang tidak terkendali, ditambah ancaman penyalahgunaan narkoba, menjadi perhatian serius bagi semua pihak.
“Desa-desa saat ini cukup rawan terhadap rusaknya generasi muda. Pengaruh media sosial dan bahaya narkoba menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ungkapnya.
Karena itu, Pemerintah Desa Sirap berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan keagamaan dengan melibatkan para ulama sebagai upaya memberikan pembinaan moral dan spiritual kepada masyarakat.
“Oleh sebab itu, kami selalu berupaya menghadirkan para ulama agar warga mendapatkan nasihat dan bimbingan, sehingga dapat terhindar dari perbuatan-perbuatan tercela serta semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” pungkas Nanang.(ran)













