BANJARMASIN, wasaka.id – Kegiatan keagamaan yang diwariskan pendiri PS Barito Putera, almarhum H Abdussamad Sulaiman HB dan almarhumah Hj Siti Nurhayati dengan menggelar salat hajat sebagai ungkpan syukur untuk tim berjuluk Laskar Antasari terus dilakukan.
Owner PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, bersama sejumlah pemain dan jajaran manajemen tampak khusyuk saat salat hajat berjemaah di Kampung Melayu Darat, Banjarmasin, Kamis (23/7) malam.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap malam Jumat di rumah keluarga pendiri Barito Putera.
Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, rangkaian kegiatan dimulai dengan salat Magrib berjemaah, dilanjutkan salat hajat, pembacaan Surah Yasin, tahlil, serta doa Burdah.
“Memang setiap malam Jumat di rumah Abah dan Mama rutin dilaksanakan salat Magrib berjamaah, kemudian salat hajat, baca Yasin, tahlil, dan doa Burdah,” ujar Hasnuryadi.
Sebelum kegiatan berlangsung, Hasnuryadi bersama rombongan juga berziarah ke kubah almarhum Guru Zuhdi. Dalam kesempatan itu, mereka bertemu dengan Guru Asad, adik dari Guru Zuhdi, yang kemudian turut diundang menghadiri salat hajat bersama para pemain dan ofisial Barito Putera.
Menurut Hasnuryadi, pada kesempatan tersebut baru empat pemain yang dapat hadir, yakni Bayu Pradana, Tama, Halid, dan Ferdiansyah, didampingi beberapa ofisial tim.
Momen kebersamaan itu juga diisi dengan penyambutan kedatangan Guru Adam Syarkawi yang hadir di kediaman keluarga pendiri Barito Putera.
Hasnuryadi menegaskan, kegiatan tersebut bukanlah agenda khusus, melainkan bagian dari upaya keluarga untuk menjaga dan meneruskan tradisi yang telah diwariskan oleh kedua orang tuanya.
“Sebagai anak dan cucu-cucunya, kami hanya meneruskan kebiasaan-kebiasaan tersebut. Mudah-mudahan dengan bimbingan para habib dan alim ulama, kami bisa terus menjalankan ibadah sesuai amanah dari Abah dan Mama,” pungkasnya.(ran)













