Home / Advertorial / Kotabaru

Selasa, 7 Oktober 2025 - 14:48 WIB

Panglima TNI Tekankan Soliditas dan Kewaspadaan Prajurit pada Peringatan HUT ke-80 TNI di Kotabaru

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 yang jatuh pada 5 Oktober 2025. (Foto: Istimewa)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 yang jatuh pada 5 Oktober 2025. (Foto: Istimewa)

KOTABARU, wasaka.id – Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 yang jatuh pada 5 Oktober 2025 dengan menggelar upacara secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di halaman Kantor Bupati Kotabaru.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah seperti para asisten, staf ahli, dan kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kotabaru, serta anggota TNI-Polri, mahasiswa, dan pelajar.

Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Pjs. Kepala Staf Kodim 1004/Kotabaru Kapten Infantri Damuri. Sementara itu, komandan upacara dijabat oleh Letda Laut (Kesehatan) drg. Naufal Delvin Andriatama, perwira upacara oleh Paslops Kodim 1004/Kotabaru Kapten Czi Yuli Purwanto, dan pembaca Sapta Marga yaitu AD Sertu Muhammad Dian Akbar, AL Serda Bah Muhammad Khairul Nijam, serta AU Sertu Nugraha Aditya Winata.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Kapten Infantri Damuri, ditegaskan pentingnya menjaga soliditas internal TNI dan kemanunggalan TNI dengan rakyat di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

Baca Juga : Pemkab Kotabaru Dorong Layanan Publik Responsif lewat SP4N-Lapor dan Program “Kotabaru Mendengar”

Upacara tahun ini mengusung tema “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju”, yang mencerminkan semangat TNI untuk terus menjadi kekuatan yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta melindungi seluruh tumpah darah Indonesia.

Panglima TNI mengingatkan seluruh prajurit dan PNS TNI agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah persatuan. “Setiap prajurit harus waspada terhadap upaya yang ingin mengganggu soliditas TNI dan merusak sinergitas dengan kementerian maupun lembaga lain, serta kemanunggalan dengan rakyat,” tegasnya.

Dalam amanat tersebut, Panglima juga menekankan beberapa hal penting, antara lain agar seluruh prajurit memperkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga soliditas TNI dengan rakyat, serta bijak menggunakan media sosial agar tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Laksanakan setiap tugas dengan ikhlas dan hindari segala bentuk tindakan melawan hukum maupun yang dapat merugikan masyarakat, karena tugas kita semata-mata untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan integritas seluruh prajurit serta PNS TNI yang telah menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI. “Masih banyak hal yang perlu kita benahi bersama agar TNI benar-benar menjadi garda terdepan dan benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.(adv/rez)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bukti Usaha, Kementerian PUPR Kucurkan Rp3 Triliun Untuk Jembatan Kotabaru-Tanah Bumbu

Advertorial

KORPRI Tanah Bumbu Peringati HUT ke-54, ASN Didorong Siap Bertransformasi

Advertorial

Sosialisasi SRIKANDI Dispersip Tanbu Inginkan Efisiensi Pelayanan

Advertorial

Ketua Gatriwara Tanah Bumbu Dukung Lomba Masak Serba Ikan, Dorong Konsumsi Ikan Lokal di Daerah

Advertorial

Ikuti Temu FAD Tingkat Kalsel, Forum Anak Tanah Bumbu Raih Empat Penghargaan
Bupati Kotabaru, Sayed jafar meninjau lokasi pembangunan jalan di Desa Mangkirana dan Desa Sahapi. (Foto: Istimewa)

Advertorial

Bupati Kotabaru Tinjau Pembangunan Jalan di Desa Mangkirana dan Desa Sahapi

Advertorial

Bupati Tanbu Ajak Warga Wujudkan Semangat Gotong Royong Lewat Aksi Sinergitas Merah Putih

Advertorial

Pembangunan BLK di Tanah Bumbu Berlanjut di Tahun 2025