Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:56 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Ikuti Rakor Pencegahan Korupsi bersama KPK RI, Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih

Pemkab Tanah Bumbu mengikuti rapat koordinasi pencegahan korupsi yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting. (Foto : Istimewa)

Pemkab Tanah Bumbu mengikuti rapat koordinasi pencegahan korupsi yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting. (Foto : Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Dibawah satu komando Bupati Andi Rudi Latif, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Pemkab Tanah Bumbu dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (23/7/2025) di Kantor Bupati, Batulicin, dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

Acara strategis ini menghadirkan Dr. Ely Kusumastuti, S.H., M.Hum., selaku Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, sebagai narasumber utama. Rapat juga diikuti oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Yulian Herawati mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, diikuti pula seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Dalam paparannya, Dr. Ely menjelaskan secara gamblang sejumlah modus dan praktik rawan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah. Beberapa di antaranya termasuk pengaturan proyek pembangunan, permintaan jatah Pokir dari legislatif, praktik suap dalam pembahasan APBD dan APBD Perubahan, hingga mark-up harga barang dan jasa.

“Korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tapi juga merampas hak-hak dasar masyarakat. Oleh karena itu, penyusunan anggaran harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan penuh kehati-hatian,” tegas Dr. Ely.

Baca Juga : Tanah Bumbu Luncurkan Program Sekolah Berbahasa Inggris Kerjasama Briton English Education

Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dan komitmen moral dari seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan keuangan daerah untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang dapat berujung pada proses hukum.

Sementara itu, Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kota se Kalimantan Selatan termasuk Pemkab Tanah Bumbu dalam memperkuat langkah-langkah pencegahan korupsi, meningkatkan pengawasan internal, serta membenahi sistem tata kelola pemerintahan menuju birokrasi yang bersih, melayani, dan profesional.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh aparatur pemerintah daerah semakin waspada terhadap potensi korupsi serta mampu mengimplementasikan prinsip good governance dan clean government dalam setiap lini pelayanan publik.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Antusias Warga di Malam Penutupan Harjad Kota Banjarmasin ke-497

Advertorial

Ajang Promosi Wisata, Kotabaru Gelar Event Eksibisi Paralayang dan Gantole 2024

Advertorial

Dari kader untuk generasi sehat: Aksi Nyata Cegah Stunting di Kelumpang Hilir Bersama Indocement Tarjun

Advertorial

Perdana di Tahun 2026, Bupati Andi Rudi Latif Lantik 21 Pejabat Eselon II, III, dan IV

Advertorial

Bupati Kotabaru Serahkan LKPD Anaudited Tahun Anggaran 2024 ke BPK Perwakilan Kalsel
Dinas Kesehatan Kotabaru melakukan fogging di Desa Sebelimbingan sebagai tindak lanjut peningkatan kasus Deman Berdarah. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Dinkes Kotabaru Cegah DBD Melalui Fogging di Desa Sebelimbingan

Advertorial

Anggota DPRD Balangan, Saiful Arif Perkuat Pendampingan UMKM Melalui Adaro Spectapreneur

Advertorial

Ketua Komisi III DPRD Balangan Minta Penampungan Sampah Dikelola dengan Baik