Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:10 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla Bersama Pemprov Kalsel

Pemkab Tanah Bumbu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: Istimewa)

Pemkab Tanah Bumbu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang puncak musim kemarau tahun 2026.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu pada Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Banjarbaru, Senin (6/7).

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sulhadi turut memperkuat koordinasi bersama pemerintah provinsi, TNI, Polri, BPBD kabupaten dan kota, serta seluruh unsur yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu, H. Sulhadi mengatakan Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.

Upaya pencegahan melalui koordinasi, deteksi dini, serta respons cepat terhadap setiap potensi titik api diharapkan mampu menjaga keselamatan masyarakat, melindungi lingkungan, dan meminimalkan risiko terjadinya karhutla di Bumi Bersujud.

Baca Juga : Bupati Andi Rudi Latif Komitmen Sukseskan Sekolah Rakyat di Tanah Bumbu

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi kunci dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun ini. Menurutnya, apel kesiapsiagaan merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Sekaligus memastikan seluruh personel dan peralatan berada dalam kondisi siap operasi.

Gubernur meminta seluruh jajaran meningkatkan patroli terpadu di wilayah rawan, memperkuat koordinasi di lapangan. Serta melakukan penanganan secara cepat sejak titik api pertama terdeteksi agar kebakaran tidak meluas. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Serta berperan aktif menjaga lingkungan sebagai langkah pencegahan bersama.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa kondisi karhutla di Kalimantan Selatan hingga saat ini masih relatif aman dan terkendali.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan titik panas (hotspot) dan kondisi lahan gambut secara berkala. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani dengan cepat sebelum berkembang lebih luas.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Persami KKRI Gelombang V, Wadah Strategis Pembentukan Karakter Generasi Muda Tanah Bumbu

Advertorial

Program TJSL Perkuat Desa Inklusi, Capaian PLN Dorong Kemandirian Ekonomi Difabel

Advertorial

Bupati Bang Arul Paparkan Tujuh Misi Prioritas Pembangunan dalam Rancangan Awal RPJMD 2025-2029

Advertorial

Anggota DPRD Kotabaru Apresiasi Rencana Pemerintah Daerah Sejahterakan Masyarakat Kotabaru

Advertorial

Bupati Kotabaru Kukuhkan Dewan Hakim dan Lepas Pawai Ta’aruf MTQ ke-56

Advertorial

Pemkab Kotabaru Gelar Sosialisasi dan Diskusi Panel SPI 2025 dalam Peringatan Hakordia

Advertorial

Porprov Ke-XII Kalsel Resmi Dibuka, Kontingen Tanah Bumbu Sudah Panen 80 Medali

Advertorial

DPRD Balangan Wujudkan Informasi Hukum Melalui Inovasi JDIHN